TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai mengambil langkah konkret dalam memperkuat infrastruktur pendidikan di daerah. Melalui instruksi resmi Direktorat Infrastruktur Dukungan Pendidikan, tim gabungan diterjunkan untuk meninjau lokasi usulan lahan pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (22/4/2026).
Pembangunan ini merupakan tindak lanjut strategis dari Surat Dukungan Pembangunan Lahan Sekolah Rakyat yang diterbitkan Kementerian Sosial. Dalam survei awal ini, terdapat dua lokasi potensial yang menjadi fokus utama, yakni lahan seluas 7 hektare di Desa Bedengung (Kecamatan Payung) dan lahan seluas 7 hektare di Desa Gadung (Kecamatan Toboali).
Peninjauan lapangan tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan lahan serta menyelaraskan aspek teknis pembangunan dengan standar infrastruktur pendidikan nasional.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat teras Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dan perwakilan instansi vertikal, di antaranya:
Muhammad Zamroni & Firmansyah (Staf Ahli Bupati Bangka Selatan)
Elfan Rulyadi (Kepala Dinas PUPR Bangka Selatan)
Nasrullah (Plt. Kepala Dinas Sosial Bangka Selatan)
Anrulah Mustaqim (Camat Toboali)
Daru Suryaningwang (Kepala Satker Direktorat Infrastruktur Dukungan Pendidikan Wilayah Bangka Belitung, Kementerian PU).
Staf Ahli Bupati Bangka Selatan, Muhammad Zamroni, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan mandat langsung untuk memverifikasi rencana usulan pembangunan Sekolah Rakyat. Meski masih dalam tahap awal, kehadiran tim kementerian menunjukkan komitmen kuat untuk mengakselerasi proyek tersebut.
”Ini masih proses tahap awal dan kami belum memfinalkan titik lokasi mana yang akan dipilih. Namun, ada semangat yang sama antara pemerintah daerah dan Kementerian PU untuk mendorong percepatan pembangunan ini,” ujar Zamroni di sela-sela peninjauan.
Zamroni menambahkan, Pemkab Bangka Selatan kini tengah fokus melengkapi dokumen administrasi yang diperlukan untuk diajukan ke pemerintah pusat. Pihaknya juga mengharapkan assessment dan evaluasi mendalam dari tim Kementerian PU agar seluruh persyaratan teknis terpenuhi.
Sesuai arahan Bupati Bangka Selatan, pendataan detail mengenai status lahan dan rencana pengembangan wilayah ke depan menjadi prioritas utama. Hal ini dilakukan agar lokasi yang dipilih nantinya benar-benar efektif dan berdampak luas bagi masyarakat.
”Ini adalah program unggulan pusat yang akan berdampak besar bagi pemenuhan hak pendidikan di Bangka Selatan. Secara prinsip, lahan kita sudah siap. Tinggal sekarang menilai fungsi lahan mana yang paling memungkinkan dan paling sesuai dengan konsep pembangunan Sekolah Rakyat ke depan,” pungkasnya.
Hasil survei ini nantinya akan dilaporkan kembali ke Kementerian PU melalui kanal resmi sebagai dasar pertimbangan dalam tahap perencanaan selanjutnya. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.