TOBOALI, ERANEWS.CO.ID- Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menggelar rapat koordinasi pengamanan dan pendampingan proyek strategis (PPS) daerah Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2023 di Ruang Sekretaris Daerah Bangka Selatan, Senin (27/3/2023).
Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Bangka Selatan, Kasi Intelijen Kejari Bangka Selatan, Michael YP Tampubolon, Kasi Datun Kejari Bangka Selatan, Reza V. Ovi, Asisten Bupati Bangka Selatan Bidang Ekbang, Kepala OPD terkait Pemkab Bangka Selatan dan tamu undangan lainnya.
Sekda Bangka Selatan, Eddy Supriadi seizin Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid mengatakan sebetulnya ini dari mulai perencanaan sampai dengan hari ini adalah bagian proses baik itu PPS dan Legal Asisten (LA).
“Jadi poin-poinnya itu adalah kita ingin menyampaikan kepada OPD di lingkungan Pemerintah Bangka Selatan, bahwa kita bekerjasama dengan pihak Kejari Bangka Selatan ada beberapa proyek-proyek yang nantinya dilakukan pendampingan,” ungkapnya.
Dirinya juga menambahkan dengan adanya PPS ini paling tidak kerjasama atau MOu dengan kejaksaan terhadap kegiatan yang dikategorikan PPS dan LA itu paling tidak meminimalisir segala resiko-resiko yang akan terjadi.
“Jadi paling tidak itu bisa meminimalisir segala resiko-resiko yang akan terjadi, baik itu soal aturan main, pekerjaan tepat waktu pemanfaatan yang tepat serta kualitas pekerjaannya intinya seperti itu,” jelasnya.
Dikatakan Eddy Supriadi bahwa total anggaran proyek dalam bentuk pekerjaan yang dilakukan PPS dan LA itu sebesar 85 Milyar dari total 29 paket yang dilakukan pendampingan oleh pihak Kejaksaan Negeri Bangka Selatan.
“Jadi yang kita ajukan itu ada yang masuk kategori PPS, konsultasi aturan hukum jadi tidak seluruhnya dilakukan PPS, dan untuk di Tahun 2023 ini yang dilakukan PPS itu ada 15 paket pekerjaan sedangkan LA itu sebanyak 14 paket,” ujarnya.
Sementara itu Kasi Intelijen Kejari Bangka Selatan, Michael YP Tampubolon menjelaskan bahwa Kejari Bangka Selatan telah melaksanakan rapat koordinasi dari tim PPS dan LA Kejaksaan Negeri Bangka Selatan bersama dengan pihak Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan.
“Jadi kita telah melaksanakan rapat koordinasi dari tim PPS dan LA bersama Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan yang dihadiri oleh seluruh OPD terkait, tentu yang kita bahas disini adalah berkordinasi tentang proyek-proyek strategis daerah Kabupaten Bangka Selatan yang pada sebelumnya itu dimohonkan oleh Pemerintah Kabupaten untuk dilakukan pengamanan dan pendampingan,” sebutnya.
Lanjutnya, dari permohonan yang disampaikan kepada Kejari Bangka Selatan itu terdapat 50 paket pekerjaan
“Jadi permohonan yang disampaikan kepada kami itu sebanyak 50 paket pekerjaan, namun dalam kapasitasnya atau domainnya itu kalau PPS nya mengacu kepada program atau proyek yang strategis, dan strategis yang dimaksud itu adalah pekerjaan ini menyangkut pertumbuhan ekonomi kemudian tentang pembangunan di suatu daerah,” pungkasnya.
“Makanya dari 50 paket itu kami mengacu kepada juknis yang dikeluarkan oleh Jamintel, sehingga kami menyeleksi ada sekitar 15 paket pekerjaan yang nantinya akan kami dampingi di Tahun 2023,” tuturnya.
Dikatakan Michael YP Tampubolon bahwa dari 15 paket pekerjaan itu terdiri dari 3 OPD yakni Dinas PUPR, Disperindag dan Dinas Pertanian.
“Dan sisanya 14 paket pekerjaan itu didampingi dalam domainnya pihak Datun, dan tahun ini semua mekanisme atau peraturan-peraturan yang ada tetap kita jalankan, artinya Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dengan OPD terkait dan Kejari Bangka Selatan tetap sinergi supaya pembangunan ini tepat sasaran, tepat mutu dan tepat waktu untuk diselesaikan,” terangnya. (EraNews/Leo)
29 Paket Pekerjaan Pemkab Basel Dilakukan PPS dan LA oleh Kejari Basel














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.