Upayakan Dana APBN, Pemkab Basel Paparkan Sejumlah Proyek Strategis di Hadapan BPBPK Babel

​PANGKALPINANG, ERANEWS.CO.ID –
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus bergerak cepat dalam mengupayakan percepatan pembangunan infrastruktur di Negeri Beribu Pesona. Terbaru, Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, memimpin langsung kunjungan kerja ke Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Kepulauan Bangka Belitung di Pangkalpinang, Selasa (21/4/2026).

​Langkah “jemput bola” ini dilakukan untuk mensinergikan program pusat dengan daerah, khususnya dalam mengejar peluang pengembangan kawasan strategis melalui dukungan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

​Bupati hadir didampingi oleh Sekda Basel Hefi Nuranda, Kepala Dinas PUPR Elfan Rulyadi, Kepala Bappelitbangda Ari Sutanto, Kepala Inspektorat Ari Dinata dan Kepala Bakuda Rianto. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kepala BPBPK Babel, M. Syukron Fikri.

​Kepala Bappelitbangda Bangka Selatan, Ari Sutanto, mengungkapkan bahwa pertemuan ini menjadi momen krusial untuk memaparkan rencana besar penataan kawasan perkotaan Toboali. Salah satu poin utamanya adalah pengajuan proposal pengembangan Kawasan Simpang Lima.

​”Ada peluang besar untuk pengembangan kawasan strategis daerah melalui dukungan Kementerian PU. Kami sudah menyiapkan dan mengajukan proposal pengembangan Simpang Lima agar menjadi ikon baru yang lebih tertata dan representatif bagi masyarakat,” ujar Ari Sutanto.

​Berdasarkan data teknis yang dipaparkan, usulan pengembangan kawasan perkotaan Toboali mencakup area seluas 122 hektar yang meliputi Kelurahan Tanjung Ketapang dan Kelurahan Toboali.

Kawasan ini nantinya akan mengintegrasikan berbagai titik ikonik seperti:
​Pantai Batu Perahu dan Pantai Nek Aji
​Benteng Toboali dan Lapangan Merdeka
​Tugu Nanas, Tugu Adipura, hingga Kolong Bakung.

​Selain estetika kota, pertemuan tersebut juga membahas isu-isu strategis terkait infrastruktur dasar yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat, di antaranya:
​Air Minum & Sanitasi: Optimalisasi SPAM Baher, perluasan jaringan pipa SPAM Rindik, serta pembangunan sanitasi melalui program IBM SANIMAS dan SPALDS.

​Prasarana Strategis: Revitalisasi sekolah, pembangunan pasar, dan rehabilitasi infrastruktur permukiman di kawasan transmigrasi Batu Betumpang.

​Pengembangan Wilayah: Peningkatan jalan antar desa dan pembangunan infrastruktur melalui skema PISEW (Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah).

​Pertemuan ini diharapkan mampu memperkuat posisi Bangka Selatan dalam mendapatkan alokasi anggaran dari APBN, mengingat kapasitas APBD daerah yang terbatas.

​”Kita ingin sinergi ini berjalan mulus. Fokus kita adalah memastikan usulan-usulan strategis seperti penataan Simpang Lima dan Lapangan Merdeka dapat terakomodasi dalam rencana pembangunan nasional, sehingga dampaknya bisa dirasakan langsung oleh ekonomi lokal dan pariwisata kita,” tutup Ari.

​Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berharap kolaborasi dengan BPBPK Babel ini menjadi kunci dalam mewujudkan wajah perkotaan yang modern tanpa meninggalkan nilai sosial budaya lokal. (EraNews/Lew)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.