PANGKALPINANG, ERANEWS.CO.ID –
Dalam upaya memperkuat kualitas tata kelola keuangan negara, Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bangka Belitung menyelenggarakan program edukasi bertajuk Kelas Timah (Tingkatkan Ilmu Mengelola Anggaran secara Handal).
Kegiatan yang berlangsung pada Senin (20/4/2026) ini memfokuskan pembahasan pada tiga poin krusial: Halaman III DIPA, Belanja Kontraktual, dan pemanfaatan Kartu Kredit Pemerintah (KKP).
Kepala Kanwil DJPb Babel, Mufti Arkan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wadah bagi para pengelola anggaran—mulai dari instansi vertikal hingga lembaga pendidikan—agar lebih adaptif dan akuntabel. Menurutnya, fokus anggaran tahun 2026 tidak hanya pada seberapa cepat uang habis, tetapi pada kualitas belanja atau value for money.
”Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pengelolaan anggaran sekarang harus lebih berorientasi pada hasil,” ujar Mufti.
Meski kinerja tahun 2025 tercatat cukup baik dengan realisasi rata-rata di atas 90%, DJPb masih menemukan beberapa tantangan klasik. Salah satunya adalah penumpukan pencairan dana di akhir tahun dan ketidaksesuaian antara rencana penarikan dana dengan realisasi di lapangan. Melalui Kelas Timah ini, para pengelola diingatkan kembali untuk lebih disiplin dalam merencanakan jadwal penarikan dana agar tidak terjadi deviasi yang besar.
Sebagai informasi, total alokasi belanja negara untuk wilayah Bangka Belitung di tahun 2026 mencapai Rp8,39 triliun. Dana tersebut terbagi menjadi Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp5,39 triliun dan belanja kementerian/lembaga sebesar Rp2,99 triliun.
Saat ini, nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) di Babel sudah mencapai angka 96,13. Angka yang tinggi ini diharapkan dapat terus dipertahankan atau ditingkatkan melalui koordinasi yang lebih solid antar unit kerja, sehingga pengelolaan anggaran 2026 bisa berjalan lebih efisien, transparan, dan berdampak langsung pada pembangunan daerah. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.