OPINI  

Impact Dari Minat Yang Memengaruhi APK

Oleh: Dhea Ayutari Mahasiswa Sosiologi UBB Semester V

ERANEWS.CO.ID — Kurangnya anak muda untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di sebabkan rendahnya motivasi untuk belajar dan melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah.

Teori konflik dapat menjelaskan minat saja tidak cukup dalam meningkatkan angka partisipasi kasar,karena ada faktor dari struktural yang juga berperan dalam menentukan partisipasi.

Impact merupakan dampak dari seseorang dalam mengambil keputusan. karena ada dampak dari stigma atau faktor yang mempengaruhi minat yang membuat Angka Partisipasi Kasar (APK) menjadi rendah karena stigma negatif dari masyarakat terkait pendidikan yang membuat anak muda lebih memilih untuk langsung bekerja di bandingkan kuliah.sehingga pada akhirnya berdampak ke APK di Bangka Belitung karena banyak anak muda yang hanya menempuh pendidikan hanya tamat SMA/SMK dan tidak melanjutkan ke jenjang kuliah. 

Penulis berpendapat bahwa Pendidikan tinggi harus di dapatkan anak muda karena dapat memperluas relasi,pengetahuan serta skil dalam berkarir di dunia kerja. Namun realitas yang ada masih banyak stigma negatif masyarakat yang membudaya terkait pendidikan. karena kuliah tidak menjamin untuk langsung dapat bekerja dan menghabiskan uang saja.

Pandangan atau stigma seperti ini masih melekat di sebagian kalangan masyarakat yang seolah-olah pendidikan tidak penting mending langsung bekerja saat sudah tamat SMA/SMK. Stigma inilah yang membuat anak muda tidak bmelanjutkan pendidikan dan dampak dari hal  ini sudah terlihat sangat jelas bahwa rendahnya APK karena masih banyak masyarakat memiliki stigma seperti ini.

Impact  dari stigma negatif masyarakat yang membudaya

Impact dari stigma negatif yang membudaya seperti untuk apa kuliah ujung-ujungnya nganggur dengan tujuan mendekontruksikan impact negaif terhadap pendidikan.padahal perlu di ketahui bahwa dengan melanjutkan pendidikan yang tinggi dapat memperluas relasi,pengetahuan dan peningkatan skill dalam berkarier di dunia kerja. Selain itu juga kesempatan untuk memperoleh pekerjaan setelah lulus.

kuliah juga banyak tergantung skill atau  relasi yang kita miliki selama menempuh  dunia perkuliahan dan kita praktekan di tempat kita bekerja sementara itu kuliah tidak menjamin mendapatkan pekerjaan tetapi dengan kuliah  dapat menjadi bekal untuk mencapai kesuksesan dalam berkarir.

Dalam hal ini sudah terlihat sangat jelas bahwa rendahnya APK karena masih banyak masyarakat memiliki stigma seperti ini.sebagai masyarakat kita dapat membantu dengan menghilangkan stigma terkait pendidikan tinggi ini  dan meningkatkan kesadaran bahwa  pendidikan tinggi  sebagai bekal  untuk mempersiapkan karir di masa depan anak muda untuk lebih baik.

Selanjutnya impact yang memengaruhi APK  saat ini yaitu Banyak anak muda yang lebih memilih untuk langsung bekerja karena untuk melanjutkan usaha atau pekerjaan orang tuanya di bandingkan kuliah.

Karena adanya stigma masyarakat terkait lulusan perguruan tinggi yang banyak menganggur stigma negatif ini lah yang perlu di dekonstruksikan. Impact dari stigma negatif yang membudaya inilah yang perlu di runtuhkan dari stigma pendidikan karena dapat mengganggu pemikiran anak muda untuk melanjutkan kuliah.stigma inilah yang membuat APK pendidikan di bangka belitung menurun.

Faktor ekonomi juga menjadi salah satu faktor pendorong untuk bekerja di bandingkan melanjutkan pendidikan.terutama pada penambangan timah di bangka belitung yang menjadi  salah satu faktor tingginya angka putus sekolah dan banyak anak muda memilih untuk menambang daripada melanjutkan pendidikan terutama anak laki-laki.

Oleh karena itu,faktor ekonomi dapat menjadi hambatan bagi anak muda untuk melanjutkan kuliah.kemudian stigma negatif tentang pendidikan yang membudaya dari masyarakat.kedua hal ini perlu di rubah agar anak muda dapat  melanjutkan pendidikan dan meningkatkan  APK di Bangka Belitung.

Stigma negatif yang membudaya dan faktor ekonomi menjadi saling terkait dan saling memperkuat,sehingga perjuangan anak muda untuk melanjutkan pendidikan tidak dapat di pisahkan dari sosial masyarakat dan ekonomi.

Impact dari minat yang memengaruhi  APK di bangka belitung karena rendahnya minat  anak muda melanjutkan pendidikan  ke perguruan tinggi sehingga berdampak ke APK yang menjadi rendah.

Pemerintah daerah dan dinas pendidikan untuk memberikan bantuan beasiswa khusus anak kurang mampu demi membantu mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah dan masyarakat dan menghilangkan stigma negatif terkait pendidikan.

(*)
    

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.