Pemprov Babel Bidik Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kompas Investasi Daerah, Ekonomi Triwulan I Tumbuh 4,53%

PANGKALPINANG, ERANEWS.CO.ID — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) resmi memulai rangkaian persiapan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Langkah ini diambil guna menghasilkan basis data ekonomi yang akurat sebagai kompas arah kebijakan investasi dan penguatan UMKM daerah, melalui Apel Siaga Pelaksanaan Sensus yang digelar di Pangkalpinang, Senin (18/5/2026).

​Momentum apel siaga tersebut digelar bersamaan dengan Peringatan Hari Kearsipan ke-55 nasional bertema “Empowering the Future: Kearsipan untuk Memberdayakan Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045”.

​Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Babel, Fery Afriyanto, yang memimpin jalannya upacara menekankan bahwa keakuratan data makro ekonomi dari Sensus Ekonomi dan tertibnya administrasi kearsipan merupakan dua pilar utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan.

​Dalam sambutan tertulis Gubernur Kepulauan Bangka Belitung yang dibacakannya, Fery mengungkapkan potret pertumbuhan ekonomi Babel pada Triwulan I-2026 tercatat cukup solid di angka 4,53 persen (year-on-year). Pertumbuhan ini ditopang oleh sektor industri pengolahan, pertanian, perdagangan, serta sektor pertambangan timah.

​Meski tumbuh positif di tengah dinamika ekonomi global, Pemprov Babel menilai potret struktur ekonomi daerah masih perlu dipetakan secara lebih detail agar kebijakan yang diambil ke depan bisa lebih inklusif.

​”Dalam upaya memperkuat pembangunan ekonomi, kita membutuhkan data yang lengkap, akurat, dan mutakhir. Di sinilah Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran yang sangat strategis,” ujar Gubernur Babel dalam kutipan tertulisnya.

​Data dari SE2026 yang diinisiasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) ini nantinya akan digunakan pemerintah pusat hingga daerah untuk menyusun cetak biru pembangunan ekonomi digital, penguatan daya saing UMKM lokal, hingga pemetaan potensi investasi baru.

​Di sisi lain, memperingati Hari Kearsipan ke-55, Pemprov Babel juga membacakan pesan dari Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Mego Pinandito. Dalam pesannya, ANRI mengingatkan pentingnya tata kelola arsip digital yang tertib sebagai prasyarat utama mewujudkan reformasi birokrasi yang akuntabel.

​“Tidak akan terwujud tata kelola pemerintahan yang baik tanpa pengelolaan arsip yang tertib dan terpercaya,” tegas Mego Pinandito.

​Menutup agenda strategis tersebut, Pemprov Babel mengimbau para pelaku usaha korporasi, UMKM, hingga masyarakat luas di Bangka Belitung untuk bersikap kooperatif saat menerima kedatangan petugas sensus di lapangan.

​”Mari kita terima petugas sensus dengan baik serta memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur agar data yang dihasilkan berkualitas dan terpercaya,” tutur Gubernur Babel dalam imbauannya kepada publik.

​Sinergi antara kesiapan data kearsipan yang tertib dan validitas data Sensus Ekonomi 2026 diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam menyokong target pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

(Sumber Biro Adpim Setda Prof Babel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.