TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika mengeluarkan imbauan tegas kepada para nelayan di wilayah Bangka Selatan untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut.
Hal ini menyusul kondisi cuaca yang dinilai sedang tidak bersahabat dalam beberapa waktu terakhir.
Berdasarkan pantauan terkini, kondisi perairan di sekitar Bangka Selatan berpotensi mengalami gelombang tinggi serta angin kencang yang dapat membahayakan keselamatan pelayaran, terutama bagi kapal-kapal berukuran kecil atau perahu nelayan tradisional.
Poin Penting Himbauan Kakansar:
Pantau Prakiraan Cuaca: Nelayan diminta untuk selalu mengecek update informasi dari BMKG sebelum memutuskan untuk berangkat melaut.
Kelengkapan Alat Keselamatan: Sangat diwajibkan membawa alat keselamatan diri (Life Jacket) dan memastikan alat komunikasi dalam keadaan berfungsi dengan baik.
Jangan Memaksakan Diri: Jika melihat tanda-tanda cuaca buruk seperti awan hitam pekat (Cumulonimbus) atau angin kencang secara tiba-tiba, segera mencari tempat berlindung atau kembali ke daratan.
Informasikan Keberangkatan: Nelayan diimbau untuk selalu memberi tahu pihak keluarga atau rekan sesama nelayan mengenai lokasi koordinat tujuan melaut.
”Kami meminta seluruh masyarakat nelayan, khususnya di Bangka Selatan, untuk tidak meremehkan kondisi alam. Keselamatan adalah prioritas utama. Pastikan seluruh alat keselamatan tersedia di atas kapal,” ujar Kakansar Pangkalpinang.
Pihak Basarnas Pangkalpinang terus bersiaga 24 jam untuk mengantisipasi adanya laporan kedaruratan di perairan. Masyarakat diharapkan segera melaporkan ke call center 115 jika mengetahui adanya kecelakaan atau kondisi yang membutuhkan pertolongan di laut. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.