TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menggelar sosialisasi program dan pembentukan agen perisai di Aula Dinas Pendidikan Bangka Selatan, Selasa (4/7/2023).
Pada kesempatan itu Account Representatif Khusus (ARK) BPJS Ramma Dewantara menyebutkan, terkait pembentukan agen Perisai ini untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran BPJS Ketenagakerjaan.
“Yang mana bagi masyarakat tak perlu jauh jauh lagi datang ke Kantor BPJS di Selindung Kota Pangkal Pinang untuk melakukan pembayaran,” sebutnya.
Menurutnya, dalam program Perisai ini, nantinya di satu Desa ada agen Perisai yang melayani masyarakat dalam pembayaran angsuran atau pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan baik untuk keluarga sendiri maupun orang lain.
“Program ini juga merupakan permintaan pak Bupati dalam mempermudah pelayanan ke masyarakat, sekaligus pertama kalinya di Basel dengan target satu Desa satu Perisai,” ungkapnya.
Dikatakan Ramma bahwa, pihak BPJS juga mengandalkan teman teman Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) guna membantu masyarakat dalam mensukseskan program ini.
“Melalui teman teman PSM ini dirasa akan lebih tepat karena mereka yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” tuturnya.
Selanjutnya, para agen Perisai yang berada di masing masing Desa nantinya akan mendapatkan insentif dari BPJS karena feedback mereka yang membantu BPJS dalam melakukan pelayanan pembayaran maupun pendaftaran.
“Ini feedback kita kepada teman teman agen Perisai atas kerja mereka membantu BPJS dalam hal pelayanan ke masyarakat,” tukasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Basel Sumindar mengungkapkan, agen Perisai ini sangat membantu bagi teman teman pekerja non formal di masyarakat.
“Yang mana bisa memberikan protect bagi pekerja ketika ada kecelakaan kerja,” tuturnya.
Adapun perbedaan antara pekerja Formal maupun non Formal yakni kalau pekerja formal itu, pekerja yang gajinya ditetapkan setiap bulan dan mereka ada SK pekerjanya.
“Sedangkan pekerja non Formal ini bagi pekerja yang penghasilan mereka tidak tetap, seperti buruh serabutan dan lainnya,” ucapnya.
Ia juga menuturkan, para agen perisai ini juga bisa membantu pihak pemerintah dalam hal perlindungan ketika kerja melalui edukasi edukasi keselamatan kerja.
“Jadi program perisai dari BPJS ini dirasa memiliki manfaat yang baik bagi masyarakat yang merupakan para pekerja non Formal,” terangnya.
Diketahui bahwa peserta yang mengikuti kegiatan ini berasal dari ASN Pemkab Basel, Perangkat Desa, Kepala Kadinsos serta Asisten Pemerintahan dan Kesra Haris Setiawan. (EraNews/Leo)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.