Stok Pupuk Subsidi Untuk Gapoktan Rias Terpenuhi



TOBOALI, ERANEWS.CO.ID- Toko Pengecer pupuk subsidi yang berada di Desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan menjamin sampai akhir tahun 2022 terpenuhi bagi kelompok tani, Selasa (15/11/2022).

Hal itu diungkapkan langsung oleh pemilik Toko pupuk subsidi yakni Tahang HS saat ditemui awak media di toko miliknya.

“Kita baru ambil kemarin pupuk subsidi di distributor Pangkalpinang jenis Urea dan Phonska masing-masing 10 ton,” ungkapnya.

Dirinya juga menambahkan bahwa sebagian sudah di distribusikan ke masing-masing ketua kelompok sesuai pengajuan mereka tentunya.

“Jadi petani yang mendapatkan pupuk ini sesuai rencana definitif kebutuhan kelompok tani atau RDKK, Di bawah saya sebagai salah satu pengecer pupuk subsidi di Desa Rias itu ada 20 poktan yang terdaftar, tidak terdaftar tidak bisa menerima pupuk,” jelasnya.

Dikatakan Tahang bahwa harus terdaftar dalam RDKK, menurutnya setiap pembelian pupuk subsidi para anggota poktan juga harus melampirkan foto kopi Kartu Tanda Penduduk (KTP). Baru setelah itu dilampirkan dalam nota pembelian pupuk yang ditandatangani.

“Kalau regulasinya satu kelompok bisa memperoleh pupuk urea 125 kilo per hektare. Kalau phonska pada saat diambil semua bisa memperoleh 375 kilo. Itulah yang mereka dapat karena untuk saat ini hanya phonska dan urea yang tersedia,” ucapnya.

Lanjutnya, untuk harga sendiri sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk pupuk subsidi jenis urea dijual kepada petani seharga Rp 112.500 dan Phonska Rp 115. 000 dengan berat 50 Kg. Pupuk subsidi ini disalurkan selain untuk petani padi tapi juga untuk palawija.

“Karena hanya itu komoditas utama di kita dari sembilan yang ada yakni hanya padi dan palawija yang terdiri dari cabai, bawang merah dan bawang putih,” tuturnya.

Ia menjelaskan, bahwa untuk Bangka Selatan hanya ada dua komoditas. Padi sektor pertanian, palawija sektor perkebunan.

“Di Rias juga hanya ada cabai, bawang tidak ada yang menanam meski masuk RDKK kalau komoditasnya berbeda tidak dapat pupuk subsidi, Jagung dan kedelai di sektor pertanian tidak ada juga di kita. Atau tebu, kakao, cokelat di perkebunan juga tidak ada,” pungkasnya. (EraNews/Leo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.