BANGKA, ERANEWS.CO.ID – Sejumlah orang tua murid SD Setia Budi Sungailiat mengeluhkan kebijakan sekolah yang tidak mengizinkan siswa mengikuti ulangan kenaikan kelas karena masih memiliki tunggakan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).
Salah satu orang tua murid, Sri Rahayu, mengaku anaknya yang duduk di kelas II SD Setia Budi belum diperbolehkan mengikuti ulangan kenaikan kelas lantaran belum melunasi kewajiban pembayaran SPP.
Menurutnya, kondisi tersebut bukan karena tidak ingin membayar, melainkan karena sedang mengalami kendala ekonomi sehingga belum dapat melunasi tunggakan dalam waktu yang ditentukan.
“Kami sudah melakukan mediasi dengan pihak sekolah. Dalam pertemuan tersebut disampaikan oleh Ibu Nery bahwa apabila tunggakan belum dilunasi, maka anak tidak bisa mengikuti ulangan kenaikan kelas,” ujar Sri Rahayu, Rabu (3/6/2026).
Ia berharap pihak sekolah maupun yayasan dapat memberikan keringanan agar anaknya tetap bisa mengikuti ujian terlebih dahulu, sementara kewajiban pembayaran akan diselesaikan setelahnya.
“Kami hanya meminta keringanan supaya anak tetap bisa ikut ulangan. Nanti pembayaran akan tetap kami upayakan. Kami tidak menuntut apa pun dari pihak sekolah dan tetap menghormati aturan yang berlaku,” katanya.
Sri Rahayu menambahkan, apabila keputusan tersebut merupakan kebijakan yayasan yang harus dijalankan oleh pihak sekolah, dirinya tidak dapat berbuat banyak. Namun ia berharap ada kebijakan yang mempertimbangkan kepentingan pendidikan anak.
“Kalau memang kepala sekolah mendapat tekanan atau instruksi dari pihak yayasan, saya tidak bisa berbuat apa-apa. Intinya kami berharap anak kami tetap bisa mengikuti ulangan kenaikan kelas,” tambahnya.
Sementara itu, Gustari selaku Tokoh Masyarakat Bangka menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah membuka ruang mediasi antara orang tua murid dan pihak sekolah terkait tunggakan SPP sejumlah siswa.
“Alhamdulillah, melalui mediasi yang dilakukan antara pihak sekolah dan orang tua murid, sudah ada titik temu terkait permasalahan tunggakan SPP beberapa siswa di SD Setia Budi Sungailiat,” ujarnya.
Meski demikian, Gustari berharap penyelesaian persoalan tersebut dapat segera dituntaskan. Ia bahkan berencana membawa persoalan ini ke DPRD apabila hingga batas waktu yang ditentukan belum ditemukan solusi yang jelas.
“Akan tetapi, jika sampai besok pagi permasalahan ini tidak juga menemukan titik terang, maka saya akan membawa masalah ini ke DPRD,” tegasnya.














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.