BANGKA, ERANEWS.CO.ID – Himpunan Mahasiswa Manajemen (HIMAMUBA) Universitas Pertiba merayakan milad pertamanya dengan langkah nyata pelestarian alam. Berkolaborasi dengan Green Leadership Indonesia, organisasi internal kampus ini menggelar aksi penanaman 300 bibit mangrove di kawasan Pantai Batu Tunggal, Desa Riding, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, pada Sabtu (16/5/2026). Mengusung tema “Satu Aksi Sejuta Manfaat”, kegiatan ini menjadi wujud syukur sekaligus bukti kepedulian generasi muda terhadap lingkungan pesisir.
Kegiatan ini berlangsung meriah dan dihadiri lintas elemen pemuda dan akademisi. Turut hadir perwakilan dari HIMAMA Universitas Bangka Belitung (UBB), HMP Kebidanan Poltekkes Pangkalpinang, FORMASI KIP UBB, serta Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bangka. Dari pihak kampus, hadir pula Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Pertiba, serta perwakilan dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Baturusa Cerucuk.

Ketua HIMAMUBA Universitas Pertiba, Rama Debi Satiawan, mengaku bersyukur rangkaian kegiatan peringatan milad pertama ini berjalan lancar dan mendapat dukungan luas dari berbagai pihak. Menurutnya, perayaan hari jadi organisasi tidak harus sekadar seremonial, melainkan diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan alam.
“Kegiatan hari ini sungguh luar biasa. Harapan kami, melalui penanaman mangrove ini dapat tumbuh kesadaran bersama di kalangan teman-teman semua untuk terus membawa semangat pelestarian lingkungan kepada masyarakat luas. Mari kita menjaga alam dengan aksi nyata yang kita lakukan mulai hari ini, demi lingkungan yang lebih baik di masa depan. Semoga apa yang kita laksanakan hari ini menjadi langkah kecil yang berujung pada perubahan besar bagi kelestarian alam kita,” ujar Rama Debi Satiawan.
Sementara itu, Ahmad Juliyanta dari Green Leadership Indonesia mengapresiasi inisiatif yang diambil HIMAMUBA. Ia menyampaikan ucapan selamat milad ke-1 dan menilai perjalanan satu tahun organisasi ini sebagai proses perjuangan yang penuh makna, tidak hanya dalam membangun semangat kebersamaan antar anggota, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan hidup.
“Melalui agenda penanaman ini, kami berharap menjadi langkah awal bagi seluruh mahasiswa se-Bangka Belitung untuk terus menghadirkan aksi nyata dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. Penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial atau simbolis, tetapi bentuk kepedulian nyata terhadap keberlangsungan ekosistem pesisir, pencegahan abrasi pantai, serta upaya menjaga keseimbangan alam untuk generasi mendatang,” tegas Ahmad Juliyanta.
Lebih lanjut, ia berharap semangat yang ditunjukkan HIMAMUBA dapat terus terjaga dan menjadi teladan. “Semoga kegiatan ini menjadi awal yang baik bagi Himpunan Mahasiswa Manajemen Universitas Pertiba untuk terus konsisten bergerak dan beraksi nyata. Semangat kepedulian ini diharapkan terus tumbuh dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kelestarian alam di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” tambahnya.
Penanaman 300 bibit mangrove di Pantai Batu Tunggal ini diharapkan dapat memperkuat garis pantai, mencegah kerusakan akibat gelombang laut, sekaligus menjadi habitat alami bagi berbagai biota laut. Kegiatan ini menegaskan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan, organisasi kepemudaan, dan komunitas lingkungan menjadi kunci penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah pesisir Bangka Belitung.














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.