TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Penggerebekan yang dilakukan BNNP Babel dan tim gabungan terhadap bandar narkoba RZH alias GG (38) di Teladan, Toboali, mengungkap modus operandi yang terorganisir. Pelaku tidak hanya menjual, tetapi juga memfasilitasi pengguna narkoba di lokasi.
Kepala BNNP Babel, Brigjen Pol Eko Kristianto, menjelaskan bahwa para pelaku yang diamankan mengaku melakukan transaksi secara langsung atau Cash on Delivery (COD) di lokasi rumah dan pondok mereka.
“Saat ditangkap, mereka sedang menunggu pembeli yang datang, khusus untuk orang yang kenal. Yang mengejutkan, di belakang juga disediakan tempat khusus untuk memakai sabu berupa gubuk,” jelas Brigjen Pol Eko saat konferensi pers pada Jumat (12/12/2025). Konferensi pers tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi, Forkopimda, dan Kepala BNNK Bangka Selatan Hendra Amoer.
Proses penangkapan bandar narkoba tersebut sempat diwarnai ketegangan. Brigjen Pol Eko membenarkan adanya aksi penembakan peringatan yang dilakukan petugas.
“Itu wajar karena yang bersangkutan akan melarikan diri dan mengancam keselamatan kita sendiri. Kami lakukanlah tembakan peringatan. Jika tembakan peringatan tidak diindahkan apalagi dia mengancam keselamatan petugas, memang harus diberikan peringatan lagi,” tegasnya. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.