DPRD Basel Koordinasi ke APKASINDO Pusat, Perjuangkan Harga Sawit Rakyat

JAKARTA, ERANEWS.CO.ID – Pimpinan DPRD Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menunjukkan keseriusannya dalam mengawal nasib para petani sawit. Pada Rabu (22/4/2026) pagi, jajaran petinggi legislatif Basel melakukan kunjungan koordinasi strategis ke Kantor Pusat Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) di Jakarta.

Pertemuan tersebut disambut langsung oleh Ketua Umum APKASINDO, Dr. Gulat ME Manurung, M.P., C.APO., beserta Wakil Ketua Umum APKASINDO.

​Delegasi ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bangka Selatan, Erwin Asmadi, didampingi Wakil Ketua I, H. Komarudin, dan Wakil Ketua II, Rusi Sartono. Fokus utama pertemuan ini adalah mencari solusi konkret atas anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) dan karut-marut masalah lahan plasma di Negeri Beribu Pesona serta konsultasi masalah pupuk.

​Ketua DPRD Basel, Erwin Asmadi, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam melihat harga sawit di tingkat masyarakat yang jauh dari kata layak. Ia mengungkapkan bahwa kunci stabilitas harga ada pada koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah dan pengusaha melalui payung hukum yang jelas.

​”Kami prihatin dengan harga sawit masyarakat yang saat ini sangat murah. Ke depan, melalui undang-undang terkait stabilitas harga, kami akan memfasilitasi pertemuan dengan para pengusaha Pabrik Kelapa Sawit (PKS) untuk membuat MOU (Nota Kesepahaman),” tegas Erwin saat dikonfirmasi via telepon WhatsApp.

​Langkah berani diambil DPRD Basel dengan rencana melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam perjanjian tersebut. Tujuannya jelas: memastikan PKS tidak lagi membeli sawit semena-mena di bawah harga pasaran.

​Standardisasi Harga: PKS wajib mengikuti ketentuan harga minimal yang telah ditetapkan agar tidak merugikan rakyat.

​Sanksi Tegas: Perjanjian (MOU) tersebut nantinya akan memiliki konsekuensi hukum bagi pengusaha yang melanggar kesepakatan.

​”Kami ingin PKS berpihak pada rakyat. Jika melanggar MOU, ada sanksi hukum yang menanti. Standar harga harus jelas dan dipatuhi,” lanjut politisi PDI Perjuangan tersebut.

​Meski sebelumnya Pemerintah Daerah Bangka Selatan telah memanggil para pengusaha, DPRD Basel merasa perlu melakukan gerakan tambahan untuk memperkuat daya tawar petani.

​Pertemuan lanjutan dengan para pemilik PKS di Bangka Selatan dijadwalkan akan digelar dalam waktu dekat. Harapannya, hasil dari koordinasi dengan APKASINDO pusat ini dapat segera diimplementasikan guna mendongkrak kesejahteraan ekonomi masyarakat Bangka Selatan. (EraNews/Lew)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.