JAKARTA, ERANEWS.CO.ID – Gerbong rotasi di tubuh Kejaksaan Agung Republik Indonesia kembali bergerak. Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Sabrul Iman, yang kini resmi mendapatkan promosi jabatan untuk memperkuat jajaran Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) di Kejaksaan Agung RI.
Berdasarkan informasi terbaru, Sabrul Iman kini mengemban amanah sebagai Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Penyidikan Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) pada Direktorat Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung.
Promosi ini dinilai sebagai langkah strategis mengingat rekam jejak Sabrul Iman yang dikenal “tajam” dalam menangani perkara besar. Meski baru menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan selama kurang lebih dua bulan, dedikasinya telah diakui sejak masa kepemimpinannya sebagai Kajari Bangka Selatan.
Sabrul Iman tercatat terlibat aktif sebagai penyidik dalam pengungkapan kasus-kasus mega korupsi yang menyita perhatian nasional, di antaranya:
Kasus Tata Niaga Timah dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp300 Triliun.
Kasus Tipikor Pertamina senilai Rp825 Triliun.
Di level daerah, ia sukses membongkar skandal SP3AT fiktif Lepong senilai Rp45,9 Miliar serta menuntaskan perkara korupsi di lingkungan Satpol PP Bangka Selatan.
Tidak hanya unggul dalam aspek penegakan hukum murni, di bawah komandonya, Kejari Bangka Selatan berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat Kejati Kepulauan Bangka Belitung sepanjang tahun 2025. Beberapa penghargaan yang diraih antara lain:
Peringkat 1 Kinerja Terbaik: Dalam Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi Tahun 2025.
Peringkat 3 Bidang Tindak Pidana Umum Terbaik Tahun 2025.
Peringkat 3 Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Terbaik Tahun 2025.
Penempatan Sabrul Iman di Subdirektorat Penyidikan Tipikor dan TPPU Kejaksaan Agung diharapkan dapat mempercepat akselerasi penuntasan kasus-kasus kerugian negara yang kompleks. Rotasi ini merupakan bagian dari upaya Kejaksaan Agung untuk menyegarkan organisasi serta menempatkan putra-putra terbaik korps Adhyaksa pada posisi-posisi krusial di tingkat pusat.
Dengan pengalaman lapangan yang mumpuni dalam menangani perkara kelas kakap, kehadiran Sabrul Iman di Gedung Bundar diprediksi akan semakin memperkuat taring Kejaksaan dalam memerangi kejahatan keuangan dan pencucian uang di Indonesia. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.