AIRGEGAS, ERANEWS.CO.ID- Masyarakat Desa Nangka, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan mengeluhkan pekerjaan jalan aspal yang dibongkar tapi lambat untuk memperbaikinya.
Hal itu diungkapkan langsung Kepala Desa (Kades) Nangka, Bayumi AR. Dirinya menuturkan bahwa masyarakat serta pengguna jalan mengeluhkan dengan kondisi jalan aspal yang di bongkar.
“Masyarakat mengeluh terkait jalan aspal yang dibongkar tapi tak kunjung di tambal seperti semula lagi dan ini tentu sangat membahayakan pengguna jalan walaupun sudah dipasang rambu-rambu pekerjaan,” kata Bayumi AR. Kepada EraNews.co.id, Rabu (8/2/2023).
Dirinya menjelaskan bahwa kondisi jalan tersebut sudah hampir seminggu, dan dimana tidak ada aktivitas orang bekerja di proyek tersebut.
“Benar bang sudah hampir seminggu kondisi jalan seperti itu, tentunya kami berharap kepada pekerja proyek tersebut agar secepatnya dikerjakan, karena ini jalannya sangat ramai sekali takutnya membahayakan pengguna jalan,” harapnya.
Dikatakan Bayumi AR. Bahwa proyek yang saat ini berjalan adalah milik Provinsi bukan Kabupaten.
“Setau saya proyek tersebut milik Provinsi bukan Kabupaten,” ucapnya.
Lanjutnya, sering terjadi kecelakaan akibat aspal yang sudah di bongkar dan lambat untuk di aspal kembali.
“Kami mengeluh seperti ini, karena sering terjadi kecelakaan apalagi kondisi jalan yang sudah dibongkar tapi lambat untuk di aspal kembali, untuk diketahui dua hari terakhir sudah ada 2 korban yang jatuh,” pungkasnya.
“Sudah 2 korban yang mengalami kecelakaan akibat kondisi jalan tersebut, kami tentunya mendukung dengan adanya pembangunan di desa kami, akan tetapi harus diperhatikan juga keselamatan pengguna jalan,” terangnya. (EraNews/Leo)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.