TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Kepala Desa (Kades) Keposang, Kenny Edwardi, yang akrab disapa Apong, menghadiri kegiatan Sosialisasi kawasan hutan dan kebun sawit yang digelar di ruang Sekretariat Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan pada Kamis (31/7/2025).
Acara tersebut dibuka langsung oleh Pj. Sekda Kabupaten Bangka Selatan, Hepi Nuranda, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Asisten Bupati, Kepala Dinas PUPR, Kepala BPN, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Selatan, serta Kepala Desa Gadung.
Menurut Apong, kegiatan ini merupakan tindak lanjut untuk membahas penyelesaian masalah kebun sawit yang berada di dalam kawasan hutan, khususnya hutan produksi.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya akan menyampaikan aspirasi ini kepada Dewan Provinsi agar diteruskan ke Kementerian Kehutanan.
“Harapan kami, semoga sawit-sawit yang masuk di kawasan hutan ini bisa dibebaskan dengan bekerja sama semua pihak, baik dari kabupaten, provinsi, maupun Kementerian Kehutanan,” ujar Apong kepada EraNews.co.id.
Apong menambahkan bahwa saat ini, data pasti mengenai luasan hektar kebun sawit di masing-masing desa belum tercatat. Namun, ia menekankan bahwa prioritas perjuangan ini adalah untuk masyarakat yang memang bergantung pada perkebunan sawit.
“Kawasan yang kita perjuangkan ini adalah kawasan hutan produksi, di mana setiap orangnya akan diperjuangkan hingga 5 hektar,” jelasnya.
Untuk itu, desa diberi waktu selama 14 hari untuk mendata kebun-kebun masyarakat yang sudah telanjur menanam sawit di kawasan hutan.
“Pendataan sudah berjalan 4 hari dan tersisa 10 hari. Kami mengimbau kepada masyarakat, sebagaimana yang telah kami sampaikan melalui pengumuman, untuk segera melaporkan kepada Kepala Dusun, Ketua RT, atau Pemerintah Desa di masing-masing desa guna mendata kebun-kebun ini,” tutup Apong. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.