TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Inspektorat Daerah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Sinergi Pembinaan dan Pengawasan Tata Kelola Pemerintahan Desa di Gedung Serbaguna Pemkab Bangka Selatan, Rabu (29/4/2026).
Kegiatan yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Desa Anti Korupsi Tahun 2026 ini bertujuan memperkuat integritas aparatur desa. Selain itu, Rakor ini fokus memastikan pengelolaan keuangan dan aset desa berjalan transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik pungutan liar (pungli) maupun korupsi.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi. Turut hadir pula Plt. Kepala Inspektorat Bangka Selatan H. Ari Dinata, Kepala Dinas Kominfo Yuri Siswanto, Ketua APDESI Muklis Insan, Ketua ABPEDNAS, Kabid Pemdes Mirwan, serta seluruh Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan Camat se-Kabupaten Bangka Selatan.
Dalam keterangannya usai membuka acara, Wakil Bupati Debby Vita Dewi menekankan pentingnya sinergi antara pimpinan di tingkat desa untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat.
”Ini adalah rakor penting yang dilaksanakan Inspektorat. Saya memberikan arahan khusus kepada seluruh Kepala Desa dan BPD se-Bangka Selatan agar tetap kompak dalam menjalankan roda pemerintahan,” ujar Debby kepada awak media.
Debby juga mengingatkan agar setiap potensi masalah di desa segera ditindaklanjuti secara cepat dan tepat. Beliau menegaskan bahwa kekompakan antara Kepala Desa dan BPD sangat krusial dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menghindari indikasi penyimpangan.
”Pemerintah Desa harus mampu mewujudkan tata kelola keuangan yang terbuka, akuntabel, dan berintegritas. Saya berpesan agar berhati-hati dalam pengelolaan dana desa. Semuanya harus didasari keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik, serta memastikan pengeluaran dana sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat,” pungkasnya. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.