TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Kondisi ruas jalan yang menghubungkan Simpang Rimba dan Sebagin kini dalam kondisi memprihatinkan. Masyarakat setempat mulai mengeluhkan kerusakan jalan yang tak kunjung mendapatkan perbaikan permanen tersebut.
Bukan tanpa alasan, jalur tersebut dipenuhi lubang dan mengalami kerusakan berat. Padatnya arus lalu lintas yang didominasi truk pengangkut kelapa sawit disinyalir kian memperparah kerusakan infrastruktur jalan di kawasan tersebut.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bangka Selatan, Elfan Rulyadi, menyatakan bahwa pihaknya telah mengajukan perbaikan jalan Simpang Rimba-Sebagin melalui Inpres Jalan Daerah (IJD) untuk tahun anggaran 2026.
”Pada Rabu (15/4/2026) kemarin, kami dari Dinas PUPR sudah mendatangi BPJN Bangka Belitung. Saat ini statusnya sedang dalam tahap penyesuaian Rencana Anggaran Biaya (RAB),” ungkap Elfan kepada awak media.
Elfan berharap proses administrasi ini berjalan lancar sehingga pengerjaan fisik dapat segera dilakukan demi kepentingan masyarakat luas.
”Insyaallah, kalau dari pihak balai saat ini sedang tahap kesesuaian RAB. Artinya, mudah-mudahan tahun ini bisa dilaksanakan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Elfan meminta masyarakat setempat untuk sedikit bersabar. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus berkomitmen dan berupaya maksimal untuk menuntaskan permasalahan jalan di Kecamatan Simpang Rimba. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.