BANGKA, ERANEWS.CO.ID – Sikap penolakan untuk memilih kotak kosong di Kabupaten Bangka terus saja dilakukan oleh sejumlah masyarakat. Dalam tayangan video berdurasi pendek, petani sawit di Desa Bukit Layang, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka, menggelar aksi ajakan untuk tidak mencoblos kotak kosong di Pilkada serentak yang digelar November mendatang.
Dalam video tersebut salah seorang petani mengatakan jika pihaknya tidak mau Kabupaten Bangka ke depan sampai dipimpin oleh kotak kosong.
“Petani sawit tidak mau dipimpin oleh kotak kosong. Kita lawan kotak kosong,” ujar seorang petani yang kemudian diikuti oleh rekan lainnya, Selasa (10/9/2024).
Selain petani yang ada di Desa Bukit Layanan, istri-istri nelayan yang tinggal di Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, mengemukakan hal serupa.
Dalam tayangan video yang diterima oleh awak media Eranews.co.id, kalangan ibu-ibu tersebut menyatakan sikapnya untuk tidak mencoblos kotak kosong.
Alih-alih memilih kotak kosong, isteri-isteri nelayan itu malah mengajak masyarakat untuk mencoblos surat suara yang ada fotonya.
“Kami ibu-ibu nelayan menolak kotak kosong. Kami pilih yang ada gambar,” ucap emak-emak itu dengan kompak.
Sementara, tak hanya dari kalangan petani dan ibu-ibu saja, sekelompok pemuda di Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka, turut pula menyatakan sikap yang sama.
“Kami pemuda dari Kecamatan Bakam menolak kotak kosong. Pilih pemimpin yang ada gambar, kami ingin bupati yang definitif,” tutupnya.














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.