Ini Pernyataan Sikap Tegas 4 LSM Basel Ihwal Penangkapan 6,9 Ton Biji Timah di Toboali

TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Aliansi dari 4 LSM Bangka Selatan, terdiri dari Forum Masyarakat Peduli Alam dan Lingkungan, Forum Tambang Rakyat Bersatu, Pemuda Panca Marga dan Gempal menyampaikan empat poin pernyataan sikap ke Dit Polairud Polda Bangka Belitung ihwal penangkapan 6,9 ton biji timah di wilayah Toboali.

“Ada 4 poin pernyataan sikap yang kami sampaikan ke Dit Polairud Polda Bangka Belitung terkait kasus 6,9 ton biji pasir timah di wilayah Toboali kemarin,” ungkap ketua Gempal, Yopi, Rabu (21/12/2022) didampingi oleh ketua FTRB, Matoridi, ketua FMPAL, Rosidi dan ketua PPM, Norman Adjis.

Ia berharap, kepada Dit Polairud Polda Bangka Belitung untuk membuka terang benderang siapa kepemilikan dari biji pasir timah tersebut.

“Kami meminta kasus ini terbuka selebar-lebarnya atas kepemilikan dari biji pasir timah itu,” tegasnya.

Lanjutnya, selain ke Dit Polairud Polda Bangka Belitung surat peryataan sikap ini juga diberikan ke Kapolda Bangka Belitung dan PT Timah. Adapun 4 poin pernyataan sikap itu yakni Pertama pihaknya mendukung Dit Polairud Polda Bangka Belitung untuk mengusut kasus ini sampai tuntas.

“Kedua kami menduga bahwa pasir timah tersebut berasal dari IUP PT Timah Tbk di laut Sukadamai Toboali yang ditambang secara ilegal,” jelasnya.

Lanjutnya poin yang ketiga adalah menduga pasir timah tersebut didapat dari para kolektor-kolektor yang menampung pasir timah tersebut dari lokasi IUP PT Timah Tbk di laut Sukadamai Toboali dan juga melibatkan oknum kolektor besar dibalik penampungan pasir timah ilegal di wilayah laut Sukadamai dan sekitarnya.

“Terakhir, Keempat itu adalah kami meminta secara tegas kepada Kapolda Bangka Belitung, agar menyelesaikan kasus ini secara terbuka dan transparan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku sebenar-benarnya serta seadil-adilnya sehingga tidak menimbulkan rasa ketidakpercayaan masyarakat kepada aparat penegak hukum,” harapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Matoridi. Ia mengatakan pihaknya mendukung dan mengapresiasi Dit Polairud Polda Bangka Belitung yang berhasil mengamankan 6,9 ton biji timah di wilayah Toboali.

“Tentunya kami meminta kepada Dit Polairud Polda Bangka Belitung untuk membuka selebar-lebarnya kasus ini supaya terang benderang,” ucapnya.

Ia berharap, sepenuhnya agar membuka siapa pemilik dari timah tersebut.

“Kami berharap semoga terungkap siapa dari pemilik timah tersebut yang diduga berasal dari laut Sukadamai,” pungkasnya. (EraNews/Leo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.