SUNGAILIAT, ERANEWS.CO.ID — Ketua Asosiasi Penggiat Sorgum Indonesia (APSI) Provinsi Bangka Belitung Deddy Hartadi melakukan sosialisasi dan diskusi terkait dengan peluang pengembangan Sorgum terhadap Kelompok Tani Hutan (KTH) Plasma Nutfah Kelurahan Lubuk Kelik, Kecamatan Sungailiat, Selasa (08/12/20).
Kegiatan tersebut juga hadiri oleh Ketua Forum Pemerhati Pertambangan Perkebunan dan Kehutanan (FP3KD) Bangka bersama Penasehat dan pengurus, KPH, PPL Dinas Pertanian Kabupaten Bangka dan tamu undangan lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Deddy Hartadi mengatakan jika pada momentum tersebut juga digunakan untuk membagikan bibit atau benih Sorgum kepada kelompok tani hutan Plasma Nutfah.
Ia menjelaskan untuk Sorgum akan menjadi salah satu produk ketahanan pangan dan energi.
“Budidaya Sorgum ini sudah berlangsung dari tahun 2016 untuk di Provinsi Bangka Belitung, dan untuk pengembangan di Kelurahan Lubuk Kelik baru berjalan kurang lebih 1 tahun ini. Mudah-mudahan dengan bertemunya para petani penggiat Sorgum untuk memenuhi kebutuhan bahan baku dalam bentuk olahan lainnya untuk wilayah Kabupaten Bangka,” tutur Deddy.
Disampaikan, Deddy pihaknya akan berupaya untuk menanam sebanyak dan seluas mungkin yang nantinya akan ditampung oleh koperasi Sorgum melalui Forum P3KD Bangka.
Diharapkan hasil panen para petani dapat dibeli oleh koperasi FP3KD Bangka dan menjadi suatu program pentaheliks yang saling menguntungkan.
“Saya selaku pemegang Penggiat Sorgum Provinsi Bangka Belitung akan bekerjasama dari proses penanaman sampai produksi jadinya. Sampai nantinya masyarakat tahu dan mengerti mempertahankan pertumbuhan ketahanan pangan dan energi,” tegasnya
Menurutnya, Sorgum memiliki kelebihan yang sangat banyak seperti dari batang tanaman, buah sampai niranya.
Pihaknya dalam menghadapi ini telah mempersiapkan teknologinya dan sekarang tinggal kesiapan para petani dalam menanam.
Dan sampai saat ini saya membimbing di seluruh Provinsi Bangka Belitung, dan saya berharap program ini dapat berjalan dengan baik dan berjalan lancar,” harapanya.
Sementara itu, Ketua Forum Pemerhati Pertambangan Perkebunan dan Kehutanan (FP3KD) Bangka Gustari sangat mendukung dan akan bekerjasama dengan Asosiasi Penggiat Sorgum Indonesia Provinsi Bangka Belitung dalam mengembangkan budidaya Sorgum khususnya yang ada di Kabupaten Bangka.
Lebih lanjut, pihaknya menegaskan bahwa program ketahanan pangan memanfaatkan lahan yang belum dimanfaatkan harus dimaksimalkan.
Selain itu sebagai pengontrol harga supaya stabil dan membantu untuk mempermudah para petani untuk mendapatkan modal usaha sekaligus memasarkan hasil panen.
“Kami berharap kedepannya Kabupaten Bangka sudah dapat memenuhi kebutuhan pangan sendiri dan melalui program ketahanan pangan para petani menjadi makmur,” pungkasnya.
(eranews/eq)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.