TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Selatan Sejauh ini tidak ada kendala.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Elfan Rulyadi mengatakan bahwa terkait kegiatan yang bersumber Dana DAK Tahun 2021 tidak ada masalah.
“Untuk DAK Tahun 2021atas berdasarkan laporan dari PPK-PPK atau yang disebut Pejabat Pembuat Komitmen, dan dari pihak Badan Keuangan Daerah (BAKUDA) Bangka Selatan sendiri itu sudah selesai,” kata Elfan Rulyadi, Kamis (6/1/2021).
Ia juga menambahkan, kalau dari perhitungan pihak dinas sendiri, tapi belum dihitung dari Badan Keuangan Daerah (BAKUDA) Bangka Selatan.
“Kita masih punya Silpa sekitar 230 juta, karena masih selisih dengan kontrak dengan anggaran,” sebutnya.
Kemudian, ia juga menjelaskan intinya untuk Dana DAK Tahun 2021 di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Selatan tidak ada mengalami keterhambatan.
“Mungkin di pertengahan-pertengahan kemarin hanya mengalami faktor cuaca nya saja, dan dijelaskan juga untuk konsultan pengawas sendiri sejauh ini belum menemukan temuan,” jelasnya.
Ditambahkan juga, bahwa untuk dana DAK Tahun 2022 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Selatan secara keseluruhan yakni 88 Milyar Rupiah.
“Tetapi itu terdiri dari dana BOS, kalau DAK fisik yang mungkin ke sekolah-sekolah itu kurang lebih 11, 6 Milyar Rupiah, dan sisanya itu BOS sekolah dan sekarang masuk ke DAK semua,” paparnya.
“Kalau DAK fisik sendiri terdiri dari kegiatan rehab yang meliputi rehab bangunan, rehab ruang guru, dan rehab toilet, intinya seluruh-seluruh fasilitas yang ada di sekolah,” terangnya.
(EraNews/Leo)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.