BANGKA, ERANEWS.CO.ID – Bupati Bangka, Fery Insani, memastikan ribuan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka tetap dapat bekerja. Ia menegaskan tidak akan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap para honorer, baik yang sudah berstatus PPPK maupun non data base.
“Total ada sekitar 3.400 honorer, terdiri dari PPPK dan non data base. Untuk yang non data base, sekitar 900 orang akan dialihkan melalui sistem outsourching atau person,” jelas Fery.
Meski demikian, Fery mengakui kedua mekanisme tersebut memiliki konsekuensi.
“Kalau sistem person tidak dibenarkan secara aturan, sementara kalau lewat outsourcing atau perusahaan penyalur tenaga kerja, gajinya tidak terlalu besar,” ujarnya.
Sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan tenaga honorer, Pemkab Bangka berencana menaikkan gaji sebesar Rp 200.000 per bulan mulai Januari 2026, jika disetujui oleh DPRD.
“Kalau nanti DPRD setuju, saya minta menambahkan Rp 200.000 dengan menambah PAD. Ya, itu kemampuan kita,” ungkapnya.
Menurut Fery, setelah kenaikan tersebut, gaji petugas kebersihan akan mencapai sekitar Rp 1.750.000 per bulan.
“Saat ini mereka menerima Rp 1,5 juta, ditambah ekstra puding dan lembur,” katanya.
Tenaga honorer non data base yang akan dialihkan ke sistem outsourching nantinya akan bertugas sebagai penjaga malam, sopir mobil sampah, serta petugas kebersihan.
“Petugas kebersihan nanti kita petakan di median jalan, pusat kuliner, dan area publik lainnya. Termasuk di program revitalisasi Panti Gembira yang akan kita jadikan plaza parkir,” terang Fery.
Bupati Fery menegaskan, keputusan mempertahankan tenaga honorer ini bukan semata kebijakan administratif, melainkan juga didorong oleh rasa kemanusiaan.
“Saya juga punya hati, punya anak, istri, keluarga. Saya tidak tega memberhentikan mereka. Kalau saya di posisi mereka, saya juga tidak mau kehilangan pekerjaan,” tuturnya.
Pada Senin (27/11/2025) mendatang, Fery akan mengumpulkan seluruh tenaga honorer untuk menyampaikan langsung rencana tersebut dan memberikan pemahaman mengenai sistem kerja baru.
Ia juga menegaskan akan bekerja keras meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar kebijakan peningkatan kesejahteraan pegawai honorer bisa terwujud.
“Saya akan turun langsung untuk mencari PAD yang sah,” tegasnya.














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.