Penulis : Muhammad Iqbal – Mahasiswa Sosiologi UBB (19 Mei 2022)
BANGKA BELITUNG, ERANEWS.CO.ID — Bangka belitung pastinya sudah tidak asing lagi bagi mata dunia dengan Sumber Daya
Alam (SDA) yang terkandung didalamnya terutama pada sektor Tambang Timah.
Dimana Kepulauan Babel sudah terkenal sejak zaman Belanda dengan penghasil Timah terbesar di Indonesia. Timah merupakan sumber bahan baku untuk perindustrian elektronik dunia yaitu dalam pembuatan handphone dan alat alat rumah tangga lainnya.
Selain itu, timah yang berasal dari Kepulauan Babel ini merupakan penghidupan pundi-pundi ekonomi bangsa Indonesia dan menjadi sektor ekspor impor suatu negara.
Dalam hal ini, semakin banyak penambang yang berasal dari golongan rakyat yang
terjun ke sektor tambang yang bisa di katakan Ilegal. Tambang ilegal yang di miliki rakyat
tersebut hanya menjadi tumpuan untuk sektor ekonomi mereka di kala masa pandemi saat
ini.
Alasan kuat juga untuk melakukan aktivitas tambang ilegal tersebut karena pihak
perusahaan PT. Timah tidak memberikan izin dan jaminan kontrak kerja kepada
masyarakat yang kesehariannya melakukan aktivitas menambang.
Dampak dari tidak diberikan izin oleh pihak resmi itulah yang membuat masyarakat
awam untuk menambang di lokasi yang bisa merusak lingkungan terutama pada
pencemaran air dan kerusakan tanah.
Daerah yang mungkin lingkungan yang masih
terjaga terpakasa dirusak demi menambang tadi dan menimbulkan kerusakan ekosistem
alam.
Seiring berjalannya tambang ilegal tersebut juga sering dilakukan razia kepada
penambang ilegal tersebut. Padahal pada saat mereka meminta surat izin tambang selalu
tidak di berikan dan perlu adanya kesepakatan yang resmi dari pihak yang berwenang.
Setelah membahas apa itu tambang rakyat? dan apa itu dampak dari tambang rakyat
tersebut? kita bisa menemukan titik tengah dari permasalahan tersebut.
Jika suatu masyarakat di daerah tersebut tidak melakukan tambang ilegal tersebut, maka mereka tidak bisa menghidupi ekonomi keluarga dan sistem ekspor impor dari Kepulauan Babel untuk negara ke dunia pastinya akan mengalami ketimpangan.
Dan juga dampak yang timbul akibat tambang ilegal rakyat akan merusak ekosistem alam dan pencemaran lingkungan termasuk air. Sebaiknya pihak yang berwenang bisa juga memberikan solusi yang tepat untuk kedepannya.