TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Thorcon 500 di Pulau Gelasa, Kabupaten Bangka Tengah, terus dimatangkan.
Dalam acara sosialisasi dan edukasi di Ruang Gunung Namak, Kantor Pemkab Bangka Selatan, Kamis (14/8/2025), perwakilan PT Thorcon cabang Bangka, Alifia, menyatakan bahwa lokasi yang terpisah atau tersendiri menjadi salah satu alasan utama pemilihan Pulau Gelasa
Alifia menjelaskan bahwa berbagai kajian telah dilaksanakan, termasuk kajian manfaat, penerimaan masyarakat, keselamatan (safety), dan ekologi. Saat ini, PT Thorcon sedang dalam tahapan perizinan.
“Semua harus dimulai dari awal, ini sudah bertahun-tahun dilakukan dan semoga saja perizinan bisa dimudahkan,” ujarnya kepada sejumlah wartawan.
Ia juga menargetkan pembangunan PLTN ini dapat terlaksana pada tahun 2032, sesuai dengan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) yang membolehkan PLTN beroperasi di Indonesia.
“Saat ini masih banyak perizinan yang harus diurus, dan dari BAPETEN (Badan Pengawas Tenaga Nuklir) baru memberi izin untuk evaluasi lokasi,” tambah Alifia.
Menanggapi adanya pandangan pro dan kontra di masyarakat, Alifia menyampaikan bahwa PT Thorcon telah secara aktif melakukan edukasi publik.
Sosialisasi tidak hanya dilakukan di wilayah sekitar lokasi PLTN, seperti Batu Beriga, tetapi juga di seluruh Bangka Belitung, termasuk di sekolah-sekolah setingkat SMA.
Acara sosialisasi tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Asisten Administrasi Umum Pemkab Bangka Selatan Gatot Wibowo, Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Muhammad Zamroni, akademisi UGM Kusnanto, serta perwakilan PT Thorcon dan sejumlah kepala OPD. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.