BANGKA, ERANEWS.CO.ID – Jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh melakukan kunjungan edukatif di PT. Bangka Asindo Agri yang terletak di Kelurahan Kenanga, Sungailiat, Bangka, Sabtu (12/7/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat proses produksi dan sistem pengolahan yang diterapkan sehingga dapat mengambil pesan moral dari setiap proses yang dilihat.
Pdt. Leonardo Suwarso Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh katakan bahwa kegiatan yang dilakukannya merupakan bagian dari sebuah proses pembentukan kependidikan kepanduan di Gereja yang namanya Jordan Pathfinder Club. Menurut, hal itu memiliki sebuah orientasi yang mana untuk meningkatkan pemahaman bagi anak-anak muda dan remaja untuk mengetahui arti sebuah proses membuat suatu produk yang lebih berkualitas.
“Selama ini anak anak muda tahunya hanya produk yang sudah jadi dan makan saja. Dan mereka tidak pernah tahu bagaimana proses demi proses sehingga menjadi sebuah mie seperti Mee Sago yang diproduksi oleh PT. BAA ini. Kita bawa mereka datang ke perusahaan ini untuk melihat proses awal pembuatan tepung hingga menjadi mie,” terangnya.
Dirinya pun menambahkan bahwa kerja tim yang telah dilakukan perusahaan selama ini perlu diberikan penghargaan dari seluruh stakeholder. Pihaknya pun tak lupa mengucapkan kepada management PT. BAA yang telah bersedia menerima kunjungannya.

“Kami mendoakan agar PT. BAA tetap eksis, berkelanjutan untuk membuat lebih baik serta membangun kesejahteraan kepada seluruh karyawan. Kita percaya Indonesia akan lebih baik lagi dengan adanya perusahaan ini,” tuturnya.
Axnes selaku Ketua Jemaat mengutarakan bahwasannya setelah pihaknya melihat secara langsung proses demi proses produksi pembuatan tepung hingga menjadi Sago Mee, hal itu dapat menjadi wawasan baru bagi anak-anak hingga orang tua.
Menurut Axnes, pabrik pengolahan tepung sagu dan tapioka ini tidak banyak keberadaannya di Indonesia. Dan lebih beruntung lagi, letak pabrik tidak jauh dari Gereja tempat mereka beribadah.
“Hari ini kami mendapatkan suatu pelajaran yang baik tentang proses sesuatu yang dianggap instant ternyata didalamnya banyak sekali proses yang dilalui,” imbuhnya.
Kemudian Pdtm. Moses Sarjono turut memberikan pernyataan bahwa anak-anak yang dibawanya berkunjung ke perusahaan belum pernah melihat secara langsung proses membuat mie. Pasalnya, proses demi proses dalam membuat sebuah mie itu tidak jauh berbeda dengan proses dalam menjalani sebuah kehidupan.
“Jadi pesan moral yang kami dapat hari ini adalah, bahwa menunjukkan dalam aplikasi kehidupan tidak ada yang instant dalam dunia ini. Menjalani hidup ini seperti proses panjang membuat mie, penuh dengan lika liku yang harus dilewati.,” ungkapnya.
Sementara itu HRD PT. BAA, Beverly dalam kesempatan itu menyatakan jika perusahaannya menjadi salah satu pabrik pengolahan tepung yang masih bisa bertahan hingga saat ini. Dengan hadirnya PT. BAA, Beverly katakan tidak semata-mata hanya demi kepentingan internal saja akan tetapi untuk kepentingan banyak orang.
“Semoga dengan adanya kunjungan dari rombongan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh ini ada hal yang bermanfaat untuk diaplikasikan didalam kehidupan sehari-hari. Saya ingin berikan pesan kepada para pemuda pemudi, perjalanan masih panjang, proses kehidupan tetap masih berkelanjutan. Oleh sebab itu persiapkanlah dari saat ini, karena kehidupan kedepan nanti akan banyak ujian dan tantangan yang pernah bisa ditebak. Mudah-mudahan, apa yang kita lakukan hari ini dapat menambah iman, membentuk kita menjadi lebih baik di mata Tuhan,” tutupnya.














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.