BANGKA BARAT, ERANEWS.CO.ID — Bupati Bangka Barat, Markus SH menyampaikan pokok-pokok penjelasan secara garis besar pertanggungjawaban akhir tahun anggaran 2020 pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bangka Barat di Gedung Mahligai Betason II DPRD Babar, Jum’at (12/03/21).
Markus menyebutkan Pencapaian target Pendapatan daerah ditunjang oleh seluruh komponen pendapatan.
” Dari segi pendapatan daerah pada tahun 2020 dari target yang ditetapkan sebesar Rp. 884.577.846.626,50 dapat terealisasi sebesar Rp 827.319.557.834,46 pencapaian target pendapatan ini ditunjang oleh seluruh komponen pendapatan baik Pendapatan asli daerah dana perimbangan maupun lain-lain pendapatan daerah yang sah,” ungkapnya.
Dia juga menyebutkan Dana perimbangan yang terdiri dari hasil pajak dan bukan pajak DAU serta DAK masih merupakan kontributor atau penyumbang terbesar dalam sumber pendapatan daerah yaitu sebesar 71,83%.
” Untuk komponen pendapatan asli daerah (PAD) dikatakannya dari target sebesar Rp. 75.781 .823.857,35 telah terealisasi sebesar Rp. 64.304.326.355,09,” cetusnya.
” Realisasi dana perimbangan sebesar Rp.599.326.297.108,00 dari target sebesar Rp.635.4 14.533.450,00, sedangkan untuk lain-lain pendapatan daerah yang sah dari target sebesar Rp. 173.381.489.319,15 dan terealisasi sebesar Rp. 163.688.934.371,37″ imbuhnya.
Markus juga menyebutkan Pada tahun 2020 anggaran belanja Kabupaten Bangka Barat sebesar Rp.984.631.597.701,45 dengan realisasi mencapai Rp.888.737.519.846,94 atau sebesar 90,26%.
” Struktur belanja tersebut terdiri dari belanja tidak langsung dan belanja langsung belanja tidak langsung dari target Rp.467.496.459.832,45, terealisasi sebesar Rp.454.668.214.399 atau 97,25%. Sedangkan untuk belanja langsung terealisasi sebesar Rp.434.069.305.447,94 dari target sebesar Rp.517.135.137.869,00,” pungkasnya.
(eranews/Riani)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.