BANGKA, ERANEWS.CO.ID — Koprs PMII Putri (KOPRI) Pengurus Cabang (PC) Bangka mengadakan kegiatan Sekolah Islam Gender (SIG). kegiatan itu dilakukan untuk mewujudkan revitalisasi gerakan KOPRI dalam membentuk kepekaan isu gender di era new normal.
Dalam kegiatan itu turut diikuti sebanyak 23 orang dan berlangsung di Kace Timur Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka pada Sabtu 12 September 2020 lalu.
“Penguatan intelektual merupakan tugas bersama dalam organisasi KOPRI PMII dalam membangun kapasitas kader kegiatan SIG menjadi wadah dalam mendidik individu untuk memiliki komitmen dan loyalitas yang tinggi kepada organisasi demi terwujudnya kesejahteraan Indonesia,” kata Anggota korps PMII putri cabang Bangka, Sahabat Vitaloka, Jumat (20/11/20).
Lanjut dikatakannya, organisasi bagi seorang kader adalah ruang pendidikan dan ruang belajar agar masing-masing individu selalu siap ketika menghadapi kehidupan di masyarakat.
“KOPRI merupakan badan semi otonom PMII yang merupakan organisasi kader, secara otomatis mempunyai tanggung jawab dalam mencetak kader-kader yang berkualitas, kualitas itu berupa intelektualitas, kemampuan dan kreatifitas yang harus dimiliki kader-kader perempuan PMII, sesuai yang dicita-citakan organisasi,” imbuhnya.
Sementara itu, Paula Rosa selaku Ketua Pelaksana SIG mengatakan, kegiatan SIG Tahun 2020 dapat memberikan penyadaran bahwa pemahaman Islam dan Gender sangat dibutuhkan oleh anggota PMII Putri agar peka dan sensitif Gender terhadap permasalahan perempuan.
“Revitalisasi gerakan kopri di Bangka perlu di lakukan kembali untuk membentuk kepekaan isu gender di era new normal saat ini, sehingga KOPRI di PMII lebih peka dengan isu-isu gender yang terjadi. Harapan saya kedepan akan muncul gerakan-gerakan perempuan dalam menanggapi isu gender, khususnya tentang isu kekerasan seksual pada anak yang ada di Bangka Belitung,” tutupnya.
(eranews/eq)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.