TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana publik yang representatif bagi masyarakat.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pemerintah daerah secara resmi merencanakan langkah strategis berupa revitalisasi dan penataan kawasan Lapangan Sepakbola Merdeka Toboali.
Rencana besar ini diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas PUPR Bangka Selatan, Elfan Rulyadi, sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempercantik wajah kota sekaligus menyediakan fasilitas olahraga yang lebih memadai bagi seluruh lapisan masyarakat di Negeri Beribu Pesona.
Dalam keterangannya, Elfan Rulyadi menegaskan bahwa meskipun akan dilakukan penataan menyeluruh, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan tetap berkomitmen menjaga nilai historis dan fungsi utama kawasan tersebut.
”Rencana penataan ini tidak akan mengubah fungsi kawasan tersebut sebagai lapangan olahraga. Ini murni merupakan langkah penataan agar masyarakat dapat beraktivitas olahraga dengan lebih nyaman dan aman,” ujar Elfan kepada EraNews.co.id pada Selasa (31/3/2026).
Guna mewujudkan rencana tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mengusulkan alokasi anggaran sebesar Rp3,2 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.
Beberapa poin utama dalam rencana penataan ini meliputi:
Fasilitas Olahraga: Mempertahankan lapangan sepakbola sebagai sarana utama kegiatan masyarakat.
Jogging Track: Pembangunan jalur lari (jogging track) untuk menunjang gaya hidup sehat warga.
Estetika Kawasan: Penataan lanskap yang lebih rapi tanpa menghilangkan identitas asli lapangan.
Menyikapi sempat adanya kekhawatiran di tengah masyarakat terkait isu alih fungsi lahan, Elfan Rulyadi mengimbau warga untuk tetap tenang. Ia menjelaskan bahwa peruntukan taman kota telah difokuskan di kawasan Simpang Lima, sehingga Lapangan Merdeka tetap didedikasikan untuk olahraga.
”Kami mengimbau masyarakat agar jangan panik. Untuk kawasan tersebut, kami tetap menatanya sesuai dengan fungsi awalnya. Kami ingin lapangan ini nantinya menjadi tempat yang lebih baik bagi masyarakat untuk berkumpul dan berolahraga,” tambahnya.
Kegiatan fisik revitalisasi ini direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2026 ini, yang akan dilakukan secara simultan bersamaan dengan penyusunan Detail Engineering Design (DED). (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.