PANGKALPINANG, ERANEWS.CO.ID – Ali Muzakir secara resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Indonesia Cycling Federation (ICF) Kepulauan Bangka Belitung masa bakti 2026-2030. Dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) yang digelar di Hotel Bangka City, Pangkalpinang, Kamis (16/4/2026), Ali mengantongi dukungan penuh dari 6 Pengurus Cabang (Pengcab) kabupaten/kota di Babel.
Mengusung visi besar membawa balap sepeda Babel berprestasi di tingkat nasional, Ali yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan ini menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan ini adalah momentum untuk memantapkan pembinaan atlet dan organisasi.
Salah satu program unggulan yang langsung dibidik oleh Ali Muzakir adalah penggabungan antara olahraga dan pariwisata (sport tourism). Ia berencana menghidupkan kembali gairah balap sepeda di Negeri Laskar Pelangi melalui ajang bergengsi.
”Kami berencana mengadakan Grand Fondo tingkat nasional dengan rute Pangkalpinang menuju Bangka Selatan. Koordinasi dengan Disparpora Bangka Selatan sudah dilakukan dan mendapat respon yang sangat positif,” ujar Ali saat dikonfirmasi via WhatsApp, Kamis sore.
Dalam paparannya, Ali menekankan empat target utama yang akan dikejar selama masa kepemimpinannya:
Modernisasi Organisasi: Membentuk struktur yang dinamis dan efisien.
Sistem Kompetisi: Membangun kompetisi yang berkesinambungan melalui pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov).
Kolaborasi Strategis: Bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan Pengcab untuk memajukan sport tourism.
Peningkatan Kompetensi: Mengasah kemampuan pelatih, komiser, pengurus, hingga marshal.
Acara ini turut dihadiri oleh Sekjen PB ICF, Jadi Rajagukguk, yang mengingatkan pentingnya persiapan dini menghadapi agenda besar dunia olahraga. Jadi memaparkan tantangan besar di depan mata, mulai dari Asian Games Jepang, SEA Games Malaysia 2027, hingga target jangka panjang Olimpiade Los Angeles 2028.
Khusus untuk PON 2028, Jadi menginformasikan bahwa Jakarta akan menjadi tuan rumah penyangga cabang balap sepeda karena kesiapan fasilitas velodrome dan trek BMX yang mumpuni.
Menyadari tantangan anggaran, Ali Muzakir berencana membangun sistem pendanaan kolektif.
”Langkah awal adalah membentuk struktur organisasi yang efisien. Kita butuh kolaborasi antara pengurus provinsi dan kabupaten agar kompetisi reguler tetap berjalan setiap tahun meskipun di tengah keterbatasan anggaran,” pungkasnya.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut perwakilan dari KONI Bangka Belitung serta tokoh-tokoh olahraga balap sepeda lainnya, yang memberikan dukungan penuh atas terpilihnya Ali Muzakir untuk membawa ICF Babel ke level yang lebih tinggi. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.