TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Komandan Korem (Danrem) 045/Garuda Jaya, Brigjen TNI Nur Wahyudi, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pengembangan potensi Food Estate di wilayah Kabupaten Bangka Selatan. Hal tersebut disampaikannya dalam kunjungan kerja saat meninjau Jembatan Garuda di Kecamatan Toboali, Senin (4/5/2026).
Brigjen TNI Nur Wahyudi mengungkapkan bahwa berdasarkan koordinasi dengan Kementerian Pertanian, Provinsi Bangka Belitung kembali dipercaya untuk melanjutkan program cetak sawah. Mengingat keberhasilan tahun lalu, Bangka Selatan dan Bangka kembali menjadi fokus utama program ini.
”Tahun 2026 ini kita dipercayakan kembali. Kami melihat potensi besar untuk program Oplah (Optimalisasi Lahan) ini ada di Bangka Selatan dan Bangka,” ujar Danrem kepada awak media.
Untuk tahap awal di Bangka Selatan, lahan seluas kurang lebih 200 hektar yang berlokasi di Desa Fajar Indah, Kecamatan Pulau Besar, telah disiapkan. Namun, jumlah tersebut masih sangat mungkin bertambah seiring berjalannya program.
”Nantinya kita bisa adendum. Di tengah jalan kalau ada potensi lahan baru yang tersedia, luasan tersebut bisa kita tambah lagi,” tambah Brigjen TNI Nur Wahyudi.
Kunjungan kerja Danrem ini disambut hangat oleh Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, bersama Wakil Bupati Debby Vita Dewi. Turut hadir mendampingi yakni Dandim 0432/Bangka Selatan, Letkol Inf Agus Wicaksono, serta jajaran Forkopimda dan Kepala OPD Pemkab Bangka Selatan.
Sebagai informasi, Kabupaten Bangka Selatan merupakan produsen pangan terbesar di Negeri Serumpun Sebalai. Dukungan infrastruktur dari Balai Wilayah Sungai (BWS) maupun Kementerian Pertanian terus mengalir setiap tahunnya guna memastikan kebutuhan para petani lokal terpenuhi dan produktivitas padi tetap terjaga.
(EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.