TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Pemkab Bangka Selatan) menerima kunjungan tim Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan (KP) pada Jumat (7/11/2025).
Kunjungan ini merupakan bagian dari verifikasi lapangan untuk penetapan Desa Tukak, Kecamatan Tukak Sadai, sebagai Kampung Nelayan Merah Putih dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Kunjungan tim penilai tersebut disambut langsung oleh Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan, Rispandika.
Wabup Debby menjelaskan bahwa Desa Tukak diajukan karena mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan.
”Hari ini kedatangan dari ketua tim penilai Kampung Nelayan Merah Putih. Bangka Selatan mengajukan satu titik, yaitu di Desa Tukak,” ungkap Debby.
Ia menambahkan, tim penilai telah berada di lapangan selama beberapa hari untuk memverifikasi data dan lahan. Secara umum, Pemkab Bangka Selatan (Basel) menyatakan kesiapan penuh untuk menerima program ini.
”Secara lahan kita sudah siap dan secara data-data sudah didatangi dan diverifikasi langsung di lapangan,” tuturnya.
Wabup Debby berharap KKP memberikan dukungan penuh. Ia menyebut, program Kampung Nelayan Merah Putih akan membawa banyak bantuan dan manfaat besar bagi nelayan, jika program ini terealisasi.
”Nantinya bisa dibantu cold storage (gudang pendingin), pabrik es, termasuk SPBN (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan) dan lain sebagainya. Artinya, banyak sekali manfaat berkaitan dengan kelautan yang akan diberikan kepada nelayan kita,” jelasnya.
Debby menegaskan bahwa Bangka Selatan adalah satu dari 35 titik yang diusulkan. Pemkab Basel sangat mengapresiasi jika usulan tersebut disetujui 100% oleh pusat.
”Karena ini dana pusat, saya mohon kepada kementerian dukungannya, berharap Desa Tukak terwujud menjadi Kampung Nelayan Merah Putih,” tutup Debby. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.