TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Pemkab Basel) terus menggenjot persiapan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang diadakan di Ruang Rapat Gunung Namak pada Selasa (2/9/2025).
Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Bangka Selatan, Hepi Nuranda. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN)/Kepala Regional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Provinsi Bangka Belitung, Nyayu Kurnia Ramadhini.
Dalam rapat tersebut, Hepi Nuranda menyoroti fokus utama pemerintah daerah, yaitu kesiapan para mitra mandiri yang akan menjadi penyelenggara SPPG.
“Pertanyaan kita, kapan SPPG di Bangka Selatan ini siap, Ini adalah komitmen pemerintah daerah,” ujarnya.
Hepi menambahkan bahwa pihaknya menargetkan sebagian mitra mandiri dari BGN dapat menyelesaikan persiapannya pada akhir September 2025.
Ia juga menekankan pentingnya peran BGN dalam mempercepat kesiapan SPPG untuk menghindari masalah pasokan bahan baku.
”Kami khawatir jika SPPG sudah berjalan, kebutuhan bahan baku akan banyak sehingga terjadi kelangkaan di pasaran,” jelas Hepi.
Untuk itu, Pemkab Basel berupaya melakukan antisipasi dini agar ketersediaan stok di pasar tetap terjaga.
Menurut data yang disampaikan Hepi, total penerima program MBG di Bangka Selatan saat ini mencapai sekitar 56 ribu orang, yang mencakup anak-anak dari jenjang SD, SMP, dan SMA.
Rakor ini menunjukkan komitmen Pemkab Basel dalam mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis yang merupakan instruksi dari pemerintah pusat, demi mewujudkan generasi yang lebih sehat dan bergizi. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.