TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangka Selatan siap melakukan autopsi jenazah ZH (10), korban dugaan bullying di Toboali, pada hari Rabu (30/7/2025) pagi.
Berdasarkan pantauan langsung tim EraNews.co.id di Tempat Pemakaman Umum (TPU), puluhan personel Polres Bangka Selatan dikerahkan untuk mengamankan proses penggalian kubur ZH.
Pengamanan ketat ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan ketertiban selama proses autopsi berlangsung.
Terlihat hadir dalam proses autopsi Kapolsek Toboali, Iptu M. Syah, serta Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bangka Selatan.
Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan pihak kepolisian dalam mengungkap penyebab kematian ZH dan menindaklanjuti dugaan kasus bullying yang menimpanya.
Tim Unit PPA Polres Bangka Selatan juga turut serta dalam kegiatan ini, memberikan pendampingan dan penanganan khusus terkait kasus anak.
Proses autopsi ini diharapkan dapat memberikan titik terang mengenai penyebab pasti kematian ZH dan menjadi langkah awal dalam pengungkapan kasus dugaan bullying yang telah menyita perhatian publik.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini secara transparan dan berkeadilan.
Hingga saat ini, Proses jalannya autopsi masih terus dilakukan. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.