TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Guru dan Kepala Sekolah Dasar (SD) se Kabupaten Bangka Selatan menghadiri acara sosialisasi Vaksin anak yang diselenggarakan oleh Polres Bangka Selatan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Selatan, Kamis (6/1/2022).
Acara sosialisasi Vaksin anak tersebut di selenggarakan di Gedung pertemuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Selatan.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Elfan Rulyadi menyebutkan bahwa hari ini mengumpulkan Kepala Sekolah Dasar (SD) terkait dari peraturan Kemenkes.
“Bahwa anak usia 6 sampai 11 tahun itu sudah harus divaksin, jadi salah satunya kalau Dinas Pendidikan itu tingkat SD artinya memang kita sudah mulai,” ucapnya.
Kemudian dari hasil rapat koordinasi tadi, sudah menetapkan semua sekolah akan mulai tanggal 14 Januari, karena anak-anak sekolah masuknya hari Senin.
“Jadi mulai hari Senin ini mungkin kita mulai dari zona Toboali, kita selesaikan Toboali lalu kecamatan-kecamatan lainnya,” sebutnya.
Tapi diungkapkan juga, bahwa untuk Toboali sendiri vaksin untuk anak sudah berjalan yaitu di SD Negeri 7 Toboali dan untuk selanjutnya pada hari Senin menunggu anak-anak masuk sekolah.
“Total ada 96 sekolah yang akan dilakukan vaksin anak usia 6 sampai 11 tahun, target dari pusat itu 20 ribu siswa tapi kita menargetkan 23 ribu karena kebetulan memang jumlah anak sekolah kita itu 23 ribu,” jelasnya.
Dalam rapat koordinasi tadi disebutkan juga Kapolres Bangka Selatan targetnya 2 Minggu, intinya digenjot untuk vaksinasi anak ini.
“Dari mulai pendataan, kita mulai hari ini menyampaikan surat pernyataan kepada orang tua, dan hari Senin ini insyaallah akan dapat data semuanya mana yang divaksin mana yang tidak divaksin karena sebab-sebab tertentu,” ungkapnya.
Ia juga menuturkan, nantinya hasilnya inipun akan dimulai khususnya dari Toboali.
“Ada sebanyak 15 vaksinator yang akan turun secara sekaligus, tapi ini langsung di genjot perkecamatan,” tuturnya.
Berdasarkan data yang didapatkan dari orang tua yang sebelumya tingkat vaksin tinggi di Kabupaten Bangka Selatan, sebenarnya tidak terlalu banyak yang akan menolak kemungkinan itu.
“Karena kita kemarin pun tanpa sosialisasi melaksanakan vaksin di SD 7 Negeri Toboali semuanya berjalan dengan lancar, kata Elfan Rulyadi.
Untuk sementara hasil rapat koordinasi tadi hanya baru sebatas mencatatnya saja, dan lewat tim vaksinator itu berapa jumlah setuju dan berapa jumlah yang tidak setuju.
“Kami menghimbau kepada pihak sekolah prinsipnya sama, tetap menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak sesuai anjuran pemerintah, dan kemudian kami mengajak orang tua memberikan pemahaman kepada anak-anak jangan takut untuk divaksin bahwa vaksin itu sehat,” tutupnya.
(EraNews/Leo)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.