TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Ribuan hektar sawah di Desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, khususnya di wilayah Dusun Pairam dan SPB, segera memasuki masa panen raya serentak.
Tahang, salah satu petani di Dusun Pairam, menjelaskan bahwa penanaman padi IP 300 (Indeks Pertanaman 300) kali ini mencakup luas lahan lebih dari 1.000 hektar.
Meski mengalami sedikit pergeseran jadwal, para petani optimistis terhadap hasil panen kali ini.
”Seharusnya panen sudah dilakukan pada Desember 2025 lalu, namun baru mulai terealisasi pada Januari 2026 ini. Jika melihat jadwalnya, puncak panen raya bagi seluruh petani diperkirakan jatuh pada Februari 2026 mendatang,” ungkap Tahang, Sabtu (17/1/2026).
Saat ini, sebagian kecil petani sudah mulai memanen, sementara sisanya masih fokus pada tahap perawatan.
Curah hujan yang tinggi disertai angin kencang beberapa hari terakhir menjadi tantangan tersendiri, karena menyebabkan beberapa tanaman padi yang subur menjadi rebah atau tumbang.
”Kami terus waspada terhadap potensi hama di musim hujan ini. Meskipun ada padi yang tumbang karena angin kencang, alhamdulillah sejauh ini belum ada kendala yang berarti. Kami berharap semua petani tetap semangat agar hasil panen sesuai harapan,” tambahnya.
Berdasarkan estimasi, dari total luas lahan sekitar 1.400 hektar, rata-rata produksi diharapkan mencapai 5 ton per hektar. Dengan demikian, potensi total produksi Gabah Kering Panen (GKP) di wilayah tersebut diperkirakan menembus angka 7.000 ton. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.