PANGKALPINAANG, ERANEWS.CO.ID – Berdasarkan hasil rapid tes antigèn yang dilaksanakan pada 9-10 Feb ’21 terhadap 327 orang terdintifikasi di salah satu pesantren di Sungailiat ada sebanyak 121 santri, 3 orang pengasuh dan 1 orang juru masak yang dinyatakan reaktif covid-19.
Sekretaris Satgas Covid-19 Provinsi Kepulauan Babel, Mikron Antariksa menyebutkan bahwa pihaknya langsung menuju lokasi berdasarkan laporan yang diterima dari pihak Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka dan berkoordinasi mengambil langkah-langkàh yang dianggap penting untuk memutus rantai penularan covid-19.
“Disitu kami melaksanakan rapat dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka, Yayasan, Kapolsek Sungailiat, Kabagops Bangka, Danmil Sungailiat, dan Dinkes Kabupaten Bangka. Kemudian disepakatilah beberapa hal diantaranya yaitu melockdown/membatasi kegiatañ yang ada di Pesantren tersebut”, ujar Mikron saat dikonfirmasi oleh Awak Eranews (15/02/21).
Pada harì ini diadakan pengambilan followup dari rapid tersebut dengan melakukan swab PCR terhadap santri yang dinyatakan reaktif covid-19. Pihaknya juga berupaya agar mendapatkan hasil swab PCR tersebut dengan cepat sehingga dapat memisahkan mereka yang dinyatakan positif covid-19 dengan mereka yang negatif covid-19. Dengan demikian yang dinyatakan negatif covid-19 dapat dipulangkan terlebih dahulu kepada ortunya.
“Untuk konsumsì, kami sudah dirikan posko bekerjasama dengan TNI, Polri dan Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka yang diinisiasi oleh kita dan juga para relawan yang ikut serta di dalam pembuatan posko tersebut dengan supporting dari berbagai pihak dengan mengutamakan local wisdom dari kita” pungkasnya.
Eranews/Ghaza















Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.