AIRGEGAS, ERANEWS.CO.ID – Program bibit sawit gratis yang digagas Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, dan Wakil Bupati Debby Vita Dewi, menunjukkan hasil nyata.
Program Riza-Debby ini sukses besar di Desa Nyelanding, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan, ditandai dengan panen perdana buah pasir perkebunan sawit.
Didampingi Kepala Dinas Pertanian Bangka Belitung, Edi Romdhoni, Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, Ketua APDESI Bangka Selatan, Kepala Desa Nyelanding, Kepala OPD Pemkab Bangka Selatan serta sejumlah pejabat terkait, Riza-Debby secara langsung menyaksikan panen sawit perdana di Desa Nyelanding.
Setelah kegiatan panen perdana, Riza Herdavid menegaskan bahwa ini adalah bukti konkret bahwa Desa Nyelanding telah memulai panen perdana dari bantuan bibit sawit gratis yang disalurkan ke desa-desa.
“Tadi kita sampaikan kepada Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bangka Belitung untuk menyeimbangkan, bahwa salah satunya untuk kesejahteraan. Kalau kita tidak sejahtera juga kita tidak mampu beli beras, kira-kira seperti itu. Jadi mana sawah mana yang perkebunan,” ungkap Riza kepada wartawan pada Selasa (3/6/2025).
Ia menjelaskan bahwa program ini diharapkan dapat segera mewujudkan kemandirian seluruh desa di Kabupaten Bangka Selatan.
“Target saya seperti itu, targetnya bagaimana seluruh desa yang ada di Bangka Selatan bisa mandiri ke depannya dengan perkebunan desa seperti ini. Dan ini sudah dibuktikan oleh 34 desa. Mereka sudah mulai panen perdana. Dan insyaallah penggunaan dari hasil keuntungan dari perkebunan sawit desa ini akan dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat desa,” ucapnya.
Riza juga meminta agar masyarakat mengawal pemanfaatan keuntungan dari hasil panen ini, memastikan bahwa hasilnya benar-benar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa masing-masing.
Riza Herdavid menyebutkan bahwa dari 34 desa yang sudah panen, rata-rata sudah menghasilkan buah pasir, dan beberapa di antaranya sudah memasuki panen awal.
“Jadi yang sudah itu 34 desa se-Bangka Selatan. Artinya 50 persen sudah mulai panen, dan saya harap desa lainnya segera menyusul,” pungkasnya.
Ia berpesan kepada para Kepala Desa agar prioritas penggunaan keuntungannya, setelah operasional, adalah untuk kebutuhan rakyat, seperti pendidikan dan kesehatan.
Ia juga telah meminta dinas terkait untuk segera menyiapkan payung hukum berupa peraturan desa (perdes) untuk pengelolaan dan pemanfaatan keuntungan dari sawit desa tersebut.
“Tentunya kami Riza-Debby harus meninggalkan sebuah legacy yang baik untuk Kabupaten Bangka Selatan. Dan legacy itu sudah ada. Ada tidak adanya kami, kebun itu sudah jadi pemanfaatan untuk rakyat masyarakat Bangka Selatan. Dan saya berharap betul-betul dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan,” tukas Riza.
Sebagai informasi, panen sawit perdana di Desa Nyelanding ini melibatkan lahan seluas 4 hektar dengan sekitar 500 batang sawit. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.