PANGKALPINANG, ERANEWS.CO.ID — Pencarian terhadap korban ABK Kapal KM Laila asal Suka Damai Toboali yang terjatuh saat sedang menjaring ikan di Perairan Pulau Maspari hingga kini masih terus dilakukan.
Di hari kedua Jumat (02/02/24) , pencarian dilakukan dengan metode Parallel Search Pattern dengan luasan pencarian seluas 41,9 Nautical Mile.
“Pencarian hari kedua ini Tim SAR Gabungan yang terlibat terdiri dari Rescuer Kansar Pangkalpinang, Rescuer Kansar Palembang, Rescuer USS Toboali, Personil Dir Polairud Polda Babel, Satpolair Bangka Selatan, TNI AL dan Pemilik Kapal beserta ABK ,” ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang I Made Oka Astawa.
I Made menjelaskan bahwa pencarian terhadap korban oleh Tim SAR Gabungan akan dilakukan semaksimal mungkin.
Kata I Made, pencarian dilakukan sejak subuh pagi, mengingat lokasi TKP tempat korban terjatuh sangat jauh dari Pos SAR.
“Tim menuju titik pencarian sejak pukul 05:00 wib pagi. Sedangkan untuk luas area pencarian pada hari kedua yakni seluas 41,9 Nautical Mile,” Jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, bahwa Anak Buah (ABK) Kapal KM Laila tersebut dikabarkan terjatuh saat sedang menjaring ikan di Perairan Laut Pulau Maspari pada Kamis (01/02/24) kemarin.
(Shandy_Mane)




















Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.