“Setelah menyerap ilmu dari Pak Widodo asal Jogja yang menjadi narasumber untuk membimbing metode-metode membatik, tentunya memperkuat kreatifitas ibu-ibu,” ungkapnya.
Dengan memberikan pelatihan pengolahan bahan-bahan dari alam, diharapkan para pengerajin mampu mengombinasi produk batik dan potensi alam lokal seperti mangrove, serta metode pewarnaan alami yang disebut indigotin.
Diakuinya, kehadiran kedua kali Melati Erzaldi ke Desa Mekar Jaya artinya memberi perhatian khusus. Terlebih atas rencana pembangunan sentra batik di Belitung Timur.
Menanggapi ini, Melati Erzaldi berharap ketika Belitung Timur ingin mengangkat pariwisatanya, maka harus ada nilai tambah yang ditawarkan.
Sehingga terkait rencana sentra batik yang menjadi rumah dari para pelaku kerajinan batik se-Belitung Timur, Menurut istri orang nomor satu di Babel ini akan menambah ketertarikan pengunjung.
“Masyarakat sudah memiliki ketertarikan usaha, pemerintah harus siapkan program usahanya dan saya mendukung ini,” pesannya.
(Sumber Dinas Kominfo Babel)




















Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.