SUNGAILIAT, ERANEWS.CO.ID — Warga Kampung Jawa Kampung Parit Pekir dan Kampung Nelayan Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka Provinsi Kepauluan Bangka Belitung diterjang banjir setinggi 30 hingga 70 CM yang disebabkan oleh Pasang air laut dan hujan deras sejak kemarin.
Salah satu warga Dusun Parit Pekir memberikan keterangan terkait banjir yang di akibatkan gelombang besar air laut.
Menurut warga, akhir-akhir ini cuaca memang buruk dan hujan yang turun tiada henti di sertai gelombang besar mengakibatkan banjir.
“Terkait peristiwa itu banyak nelayan harus menghentikan aktifitas melautnya untuk sementara waktu,” ujar Andi salah satu warga kampung Parit pekir kepada wartawan pada Rabu (13/0121).
Dalam pengakuannya bahwa, banjir seperti ini memang sering terjadi pada saat gelombang besar terutama pada musim-musim angin barat.
“Aliran air laut serta gelombang besar memasuki rumah-rumah warga sejak subuh tadi hingga pagi ini air sudah setinggi pinggang orang dewasa, puluhan rumah sudah terendam,” katanya.
Ia pun mengakui bahwa banyak warga mengeluhkan keadaan cuaca buruk yang di sertai gelombang besar sehingga mereka tak dapat melakukan aktifitas seperti biasanya.
Bayu salah satu relawan mengatakan, ditiga wilayah tersebut memang sangat rawan banjir, sampai saat ini kami sudah melaksanakan patroli sejak kemarin malam, diperkirakan luapan air mulai naik ke rumah warga sejak pukul 4 pagi tadi.
“Saat ini seluruh relawan, tengah berupaya melakukan evakuasi bagi warga yang terendam banjir, untuk di tempatkan ke posko-posko terdekat di wilayah tersebut,” ungkapnya.
Bayu Juga menambahkan, sampai saat ini kita masih mendata terkait jumlah rumah warga yang terendam banjir dan total kerugian yang ditimbulkan, namun di pastikan hampir seluruh wilayah tersebut terendam banjir.
“Saat ini kami belum menemukan ada korban jiwa, diperkirakan besok merupakan puncak air laut pasang tertinggi. Saya informasikan kepada masyarakat Kampung Jawa untuk bisa memanfaatkan dapur umum di Sidodadi RT 02,” ungkapnya.
Bayu pun berpesan kepada seluruh warga untuk tetap siaga dan waspada.
(eranews/eq)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.