TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka Selatan memastikan akan segera mengambil tindakan tegas terkait tumpukan sampah liar yang menggunung di akses jalan menuju Gang Kapuk, Kecamatan Toboali.
Selain merencanakan pembersihan besar-besaran, pemerintah daerah juga akan memasang kamera pengawas (CCTV) untuk memburu oknum warga yang membuang sampah sembarangan.
Kondisi ruas jalan tersebut kian memprihatinkan dan dikeluhkan warga karena aroma busuk yang menyengat. Padahal, lokasi tersebut bukanlah Tempat Pembuangan Sampah (TPS) resmi.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bangka Selatan, Agung Prasetyo, mengakui bahwa tumpukan sampah di lokasi tersebut sudah masuk kategori kronis dan membutuhkan penanganan khusus menggunakan alat berat.
Agung menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima atensi langsung dari Bupati Bangka Selatan untuk segera mengeksekusi lahan tersebut. Namun, saat ini terdapat kendala teknis terkait ketersediaan alat berat.
”Insya Allah target kami sebelum Lebaran sudah bisa dibersihkan. Biasanya pas momen puasa kami selalu rutin melakukan pembersihan di sana. Kami butuh alat berat karena volumenya memang banyak, bukan lagi agak banyak,” ujar Agung kepada awak media pada Jumat (6/3/2026).
Pihak DLH sebelumnya telah melakukan berbagai upaya mulai dari pemagaran lokasi dengan kayu hingga penyediaan pos ronda bersama RT/RW setempat, namun hasil di lapangan belum maksimal. Agung menilai kendala utama terletak pada edukasi dan perilaku masyarakat.
Sebagai solusi jangka panjang, Agung mendorong masyarakat untuk beralih ke layanan sampah berbayar (berlangganan).
”Rute pelayanan sampah kami memang tidak bisa masuk ke gang-gang sempit karena kendala sarana. Alternatifnya adalah sampah berbayar. Jika masyarakat mendaftar, sampah akan dijemput langsung dari rumah. Ini jauh lebih efektif daripada membuang sembarangan,” jelasnya.
Menanggapi keluhan warga seperti yang disampaikan AG (38), yang meminta adanya pengawasan ketat, DLH Bangka Selatan memastikan akan melibatkan Satpol PP sebagai penegak Perda untuk memberikan efek jera.
”Kami tidak menutup kemungkinan kembali bekerjasama dengan pihak keamanan, terutama Pol PP. Selain itu, kami akan memasang CCTV di lokasi tersebut guna mengidentifikasi siapa saja yang masih nekat membuang sampah di sana,” tegas Agung.
Di akhir keterangannya, Agung Prasetyo memberikan imbauan tegas agar masyarakat mulai sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dimulai dari rumah sendiri.
”Kami harapkan masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Kurangi sampah dengan cara memilah dari rumah, dan manfaatkan layanan berlangganan pengangkutan sampah dari DLH agar lingkungan kita tetap sehat dan nyaman,” pungkasnya. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.