TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Pemkab Basel) telah membentuk tim percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. Tim ini bertugas menggenjot pertumbuhan ekonomi dari berbagai sektor, dengan target ambisius delapan persen pada tahun 2029.
Pembentukan tim ini diharapkan mampu menyerap anggaran secara efektif dan efisien, sehingga berdampak positif bagi ekonomi dan pelayanan publik.
Wakil Ketua Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Bangka Selatan, Muhson, menjelaskan bahwa pembentukan tim ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Republik Indonesia (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029.
“Kita sudah membentuk tim percepatan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bangka Selatan,” ungkap Muhson pada Rabu (23/7/2025).
Tim ini memiliki mandat untuk menjalankan sembilan program prioritas guna mengakselerasi pembangunan ekonomi. Tugas utamanya meliputi perumusan strategi, koordinasi upaya peningkatan pertumbuhan, identifikasi hambatan, dan memastikan realisasi program serta penyerapan anggaran yang efektif.
Muhson menambahkan bahwa RPJMN 2025-2029 membidik tiga sasaran utama pembangunan nasional: penurunan tingkat kemiskinan (target 4,5-5 persen), peningkatan kualitas sumber daya manusia (Indeks Modal Manusia mencapai 0,59 persen), serta pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan menuju delapan persen pada tahun 2029. Program-program prioritas juga mencakup makan bergizi gratis, pengendalian inflasi, dan perumahan masyarakat.
Perekonomian Bangka Selatan sempat terkontraksi ke angka 0,90 persen pada tahun 2024, terutama akibat penurunan aktivitas di sektor primer. Meskipun meningkat menjadi 3,28 persen pada triwulan pertama 2025, capaian ini masih jauh di bawah target nasional delapan persen. Stagnasi ekonomi dapat memicu berbagai masalah sosial seperti pengangguran, penurunan daya beli, kurangnya investasi, dan ketidakstabilan sosial-ekonomi.
“Bagaimana caranya kita harus mengejar rata-rata target pertumbuhan ekonomi nasional. Karena beberapa daerah lain sudah ada yang mencapai delapan persen,” ujar Muhson.
Untuk mencapai target ini, Pemkab Basel akan meningkatkan sinergi dan koordinasi lintas sektor. Keberhasilan realisasi anggaran dan program prioritas akan memberikan dampak positif pada pembangunan di semua aspek kehidupan masyarakat. Pertumbuhan ekonomi akan terus dipantau dan dievaluasi oleh pemerintah pusat.
“Target akan kejar itu akan kejar, supaya apa yang menjadi harapan pemerintah pusat kita bisa melaksanakan,” pungkasnya. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.