AIRGEGAS, ERANEWS.CO.ID – Sebuah insiden memilukan hampir berujung maut terjadi di Desa Ranggas, Kecamatan Airgegas, pada Rabu (6/5/2026) sore. Seorang pria asal Lampung Selatan, berinisial IS (31), ditemukan nyaris kehilangan nyawa setelah melakukan percobaan bunuh diri di sebuah pondok kebun milik warga setempat.
Berkat kesigapan warga dan respon cepat jajaran Polsek Airgegas yang dipimpin langsung oleh Kapolsek IPTU William Ferry Situmorang, S.Tr.K, nyawa korban berhasil diselamatkan dari ambang kematian.
Peristiwa bermula sekitar pukul 15.00 WIB. Dua orang pekebun, Isman dan Dese, awalnya sedang beraktivitas seperti biasa di kebun milik Sdr. Abun. Namun, langkah mereka terhenti saat melihat pemandangan mengerikan di dalam pondok.
Korban ditemukan dalam posisi tergantung dengan leher terjerat kabel berwarna hitam. Tanpa membuang waktu, kedua saksi langsung bergerak cepat memotong ikatan dan menurunkan tubuh korban.
”Saat berhasil diturunkan, saksi melihat korban ternyata masih bernapas. Ini adalah mukjizat, mereka langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar,” ujar Kapolsek Airgegas, IPTU William Ferry Situmorang, mewakili Kapolres Bangka Selatan.
Di balik aksi nekat tersebut, terungkap sebuah alasan yang menyayat hati. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban IS diduga mengalami guncangan batin yang hebat sebelum kejadian. Korban mengaku terus-menerus didatangi oleh sosok almarhumah istrinya di dalam mimpi.
Rasa rindu yang tak terbendung dan bayang-bayang kehadiran sang istri dalam tidurnya diduga kuat menjadi pemicu korban nekat ingin mengakhiri hidup demi bisa “menyusul” orang tercintanya tersebut. Beruntung, niat tersebut berhasil digagalkan sebelum nyawanya benar-benar melayang.
Mendapat laporan dari masyarakat, IPTU William Ferry bersama personelnya langsung terjun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan memastikan proses evakuasi berjalan lancar.
Korban yang dalam kondisi lemas segera dilarikan ke RSUD Abu Hanifah Bangka Tengah. Setibanya di rumah sakit, korban langsung ditangani secara intensif oleh dr. Kevin dan tim medis untuk memulihkan kondisinya.
Berdasarkan data kepolisian, korban diketahui bernama Imo Sapari (31), warga Dusun Titinangi, Desa Campang III, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti motif di balik aksi nekat pria tersebut.
Kapolsek Airgegas mengapresiasi keberanian saksi Isman dan Dese yang tidak panik saat melihat kejadian.
“Kepedulian antar sesama seperti inilah yang sangat kita butuhkan. Jika terlambat sedikit saja, ceritanya mungkin akan berbeda,” tambah IPTU William. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.