YAI Bangka Belitung Libatkan 250 Anak Yatim pada Gelaran Yatim Fest Ramadan 2026

KOBA, ERANEWS.CO.ID – Yayasan Abulyatama Indonesia (YAI) Cabang Kepulauan Bangka Belitung kembali menggelar kegiatan Yatim Fest 2026 bertepatan dengan hari ke-17 Ramadan tahun 1447 Hijriah di Pondok Pesantren Al-Muhajirin Koba, Sabtu (07/03/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan 250 anak yatim yang berasal dari Pangkalpinang, Sungailiat, Bangka Tengah, dan Bangka Selatan. Acara ini turut dihadiri Bupati Bangka Tengah, Ketua YAI Bangka Belitung, Ketua Pola Pertolongan Allah (PPA), Kepala Pondok Pesantren Al-Muhajirin Koba, Pelayan Anak Yatim The Yatim Village, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Bangka Belitung merupakan lembaga nirlaba yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan dan aktif memberikan santunan kepada anak yatim dan piatu di wilayah Kepulauan Bangka Belitung. Yayasan tersebut secara rutin menyelenggarakan berbagai program sosial, di antaranya Yatim Fest Ramadan serta peresmian Dai Anak Yatim (DAI) untuk mendukung pendidikan dan kesejahteraan anak-anak yatim.

Selain itu, YAI juga kerap menjalin kolaborasi dengan pemerintah daerah maupun lembaga pendidikan, seperti Pondok Pesantren Al-Muhajirin Koba, dalam melaksanakan berbagai kegiatan sosial kemanusiaan.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menyampaikan rasa syukurnya dapat bertemu dan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim pada momentum Ramadan.

“Rasa syukur kita dapat berjumpa dengan anak-anak yatim di hari ke-17 Ramadan. Meskipun kita hanya berjumpa setahun sekali, kami ingin memberikan yang terbaik untuk mereka. Kami akan terus peduli dan memuliakan anak-anak langit. Saya juga mengapresiasi YAI yang selalu konsisten dan istikamah menyelenggarakan kegiatan ini,” ungkap Algafry.

Ia juga mengakui bahwa penyelenggaraan kegiatan sosial seperti Yatim Fest bukanlah hal yang mudah karena membutuhkan komitmen dan kerja keras, terutama dalam menghimpun dukungan dari para donatur.

“Tidak mudah untuk istikamah mengoordinasikan dan menyelenggarakan acara ini. Saya tahu bagaimana perjuangan teman-teman YAI dalam mencari donatur yang mau berpartisipasi. Saya berharap ke depannya semakin banyak donatur yang turut berpartisipasi untuk memuliakan anak-anak langit ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua YAI Bangka Belitung, Resi Utama, menjelaskan bahwa Yatim Fest tahun ini merupakan penyelenggaraan yang kelima sejak yayasan tersebut berdiri pertama kali di Bandung pada 2019.

“Yatim Fest kali ini merupakan tahun ke-5 sejak YAI pertama kali berdiri di Bandung pada 2019. Kegiatan ini memang kami fokuskan pada bulan Ramadan,” jelas Resi.

Ia menambahkan bahwa setiap anak yatim yang mengikuti kegiatan tersebut menerima santunan sebesar Rp600.000 serta goodie bag senilai Rp200.000.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut. Alhamdulillah, banyak pihak yang peduli terhadap anak-anak yatim dan ikut berpartisipasi memberikan santunan,” tambahnya.

Resi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur, baik donatur tetap maupun pihak yang turut berpartisipasi dalam kegiatan Yatim Festtahun ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga Allah memberikan rezeki yang berlimpah kepada semua pihak yang telah berpartisipasi,” ujarnya.

Pada kegiatan tersebut turut hadir Ustaz Angga Johan Saputra (AJS) atau yang akrab disapa Kak Angga dari The Yatim Village yang mengisi acara roadshow dengan tema “Pesan Cinta dari Langit”. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pelayanan anak yatim yang dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia.

Selain itu, panitia juga memberikan penghargaan EOA Impact kepada sejumlah mitra, meliputi penghargaan Mitra GJN, Mitra Program Kemanusiaan, serta Mitra Program Pendidikan Anak Yatim. Acara juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize kepada para peserta, seperti sepeda dan berbagai hadiah menarik lainnya.

* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.