BANGKA, ERANEWS.CO.ID – Wakil Bupati Bangka, Syahbudin S.Ip, M.Tr.Ip menyebut jumlah pengangguran murni berdasarkan umur di Kabupaten Bangka saat ini mencapai 8.683 jiwa. Angka tersebut dinilai cukup tinggi dan menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah.
Hal itu disampaikan Syahbudin saat membuka kegiatan Sosialisasi Inovasi dan Kolaborasi Dalam Rangka Pengentasan Pengangguran (IKOPENA) di Ruang Pertemuan Parai Tenggiri, Kantor Bupati Bangka, Senin (12/1/2026).
Menurutnya, permasalahan pengangguran membutuhkan perhatian dan keterlibatan semua pihak, baik eksekutif, legislatif, maupun sektor swasta. Ia menegaskan, pengangguran yang tidak segera ditangani berpotensi meningkatkan angka kemiskinan dan kriminalitas.
Pemerintah Kabupaten Bangka, lanjut Syahbudin, melalui Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan telah melakukan sejumlah riset sebagai dasar penguatan inovasi dan kolaborasi dalam upaya pengentasan pengangguran.
“Inovasi sangat diperlukan untuk mendorong kemajuan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.
Ia juga mengajak BUMN, BUMD, serta sektor swasta untuk mendukung berbagai inovasi yang telah dirintis, dengan harapan Kabupaten Bangka ke depan terbebas dari pengangguran, stunting, dan kriminalitas.














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.