LUBUK BESAR, ERANEWS.CO.ID – Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman bersama Forkopimda dan Kepala OPD Bangka Tengah meninjau langsung kondisi beberapa desa di Kecamatan Lubuk Besar yang mengalami musibah banjir, Jumat (09/01/2025).
Banjir tersebut merendam ruas jalan dan rumah warga di Desa Lubuk Pabrik dan Desa Lubuk Lingkuk. Tak sekadar meninjau, bupati juga turut membantu mengevakuasi masyarakat.
Algafry mengatakan banjir dipicu oleh curah hujan yang tinggi dan gelombang tinggi air laut yang mengakibatkan aliran air sungai tidak mampu menampung debit air. Berdasarkan data sementara, terdapat 52 rumah warga yang terdampak banjir.
“Di Lubuk ini ada dua desa, yakni Lubuk Pabrik dan Lubuk Lingkuk yang memang mengalami banjir agak tinggi sampai ke rumah masyarakat. Kalau di Lubuk Lingkuk ada 32 rumah, kemudian di Lubuk Pabrik tadi ada 20 rumah,” ucap Algafry.
Ia juga menyoroti adanya pendangkalan alur sungai akibat maraknya aktivitas Tambang Inkonvensional (TI) di kawasan tersebut. Sebagai langkah awal dinas terkait akan melakukan pengerukan aliran sungai.
“Setelah ini kita menunggu reda pasang surutnya, baru nanti ada beberapa titik terutama di daerah Lubuk Pabrik, itu akan kita lakukan pelebaran (alur sungai). Kita menyiapkan dua unit PC milik DPUTRP, untuk segera ke lokasi, memperluas jalur air yang terhimpit,” kata Algafry.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka Tengah, Yudi Sabara mengatakan bahwa tim BPBD cepat tanggap untuk memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat.
“Pertolongan pertama kami saat ini mengarahkan warga untuk bisa lewat dulu. Tadi kami bersama Bapak Bupati Bangka Tengah sudah meninjau beberapa lokasi yang terdampak banjir. Kami menurunkan personel dan peralatan kapal untuk lalu lalang anak-anak yang pulang sekolah dan warga yang ingin menyeberang. Selanjutnya kami akan meninjau titik-titik penyebab banjir,” ungkap Yudi Sabara.
Salah seorang warga Desa Lubuk Lingkuk, Septi (34) menceritakan kronologi terjadinya banjir.
“Banjir mulai terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Warga melaporkan air naik secara tiba-tiba dan meluap ke rumah-rumah. Hujan yang terus mengguyur menyebabkan ketinggian air semakin meningkat hingga saat ini,” tuturnya.
Septi menjelaskan bahwa kondisi daerah tersebut rawan terjadi banjir.
“Di setiap hujan lebat memang rawan banjir di posisi RT 05 Lubuk Lingkuk ini karena ada aliran sungai dan kondisi air laut sekarang sedang pasang,” pungkasnya.
* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah




















Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.