PANGKALPINANG, ERANEWS.CO.ID –
Kabupaten Bangka Selatan berpeluang besar mendapatkan kucuran dana Inpres Jalan Daerah (IJD) pada tahun 2026 melalui pengembangan sentra pertanian di Desa Rias.
Hal ini sejalan dengan kriteria prioritas baru yang menitikberatkan pada ketahanan pangan.
Kepala BPJN Bangka Belitung, Susan Novelia, mengonfirmasi bahwa usulan dari Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan sudah masuk. Pihaknya akan melakukan pembahasan lebih lanjut, termasuk berkoordinasi dengan Direktorat SPUJJ di Jakarta untuk menyinkronkan usulan tersebut dengan program nasional.
”Untuk Bangka Selatan, saya rasa bisa seperti daerah lainnya. Tematik pertanian (seperti di Rias) masih masuk untuk kita nilai dan usulkan. Namun, tetap perlu skala prioritas melalui filtering dan screening dokumen yang diunggah di aplikasi Sitia,” kata Susan, Rabu (17/12/2025).
Di sisi lain, Susan juga memaparkan kondisi fiskal untuk tahun mendatang. Anggaran BPJN Bangka Belitung pada tahun 2026 tercatat sebesar Rp171 Miliar. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan anggaran tahun 2025 yang mencapai Rp232 Miliar.
Kondisi ini membuat penentuan skala prioritas terhadap paket preservasi jalan yang memerlukan penanganan khusus menjadi sangat krusial. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.