TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Pemkab Basel) akan segera membangun kembali Jembatan Sungai Nyireh dan Jalan Pijal Melayu yang rusak akibat banjir beberapa bulan lalu. Lokasi perbaikan ini berada di Dusun Madu Manis, tepatnya di Jalan Pijal Melayu Parit 5, Keposang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Basel, Elfan Rulyadi, menyampaikan bahwa anggaran untuk pembangunan ini sudah disetujui.
“Alhamdulillah, anggaran pembangunan jembatan dan jalan yang putus di Dusun Madu Manis, Jalan Pijal Melayu Parit 5, Desa Keposang sudah disetujui,” ujar Elfan pada Rabu (17/9/2025).
Anggaran sebesar Rp2,3 miliar ini ditetapkan saat paripurna Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pada Jumat (12/9/2025). Rinciannya, Rp300 juta dialokasikan untuk pembangunan jembatan, sementara Rp2 miliar untuk pembangunan Jalan Pijal Melayu.
Elfan menjelaskan bahwa perbaikan ini diprioritaskan karena merupakan akses vital bagi masyarakat. Jembatan Sungai Nyireh berfungsi sebagai jalan lingkar penghubung antar desa, sedangkan Jalan Pijal Melayu adalah jalur utama yang menghubungkan dusun-dusun sekitarnya. Jalan ini juga menjadi satu-satunya akses bagi kendaraan logistik dan pedagang.
“Perkiraan kami, pengerjaan akan dimulai awal Oktober karena masih menunggu satu tahapan lagi, yaitu evaluasi dari Provinsi,” tutup Elfan. (EraNews/Lew)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.