Minggu Penentu! Ini Alasan Fery-Syahbudin Pantas Raih Suara Anda di Pilkada Ulang

BANGKA, ERANEWS.CO.ID – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bangka nomor urut 1, Fery Insani–Syahbudin, kian menunjukkan dominasinya menjelang Pilkada Ulang 2025. Hasil survei elektoral yang menempatkan mereka di posisi teratas dinilai bukan sekadar kebetulan, melainkan buah dari fondasi politik dan sosial yang kuat.

Dukungan masyarakat terlihat nyata, baik di warung kopi maupun pasar tradisional. Salah satu tokoh pemuda Sungailiat, Rifki, menyebut keunggulan pasangan ini dibangun dari kombinasi pengalaman birokrasi, jaringan politik, serta kedekatan dengan masyarakat. “Banyak yang bilang mereka unggul cuma karena survei, padahal fondasi mereka sekuat granit Bangka,” ujarnya.

Koalisi PDI Perjuangan dan Gerindra dianggap menjadi mesin politik utama pasangan ini. Menurut warga, kekuatan dua partai besar tersebut ibarat “kapal induk” yang memiliki jaringan kader hingga ke pelosok desa. Dukungan tersebut tidak hanya berupa formalitas, tetapi juga ditopang pengalaman serta pendanaan kampanye yang solid.

Fery Insani sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bappeda Bangka Belitung dan memutuskan pensiun dini untuk maju dalam kontestasi Pilkada. Ia juga pernah menjadi Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka. Pengalamannya dalam mengelola perencanaan pembangunan, khususnya transisi ekonomi dari tambang ke pariwisata, dinilai menjadi modal penting. Sementara itu, Syahbudin atau yang akrab disapa Pak Dino merupakan mantan Wakil Bupati Bangka. Ia dikenal dekat dengan masyarakat pesisir dan pedagang pasar.

“Fery si ahli kebijakan, Syahbudin si pelaksana lapangan. Seperti otak dan tangan – saling melengkapi.” ungkap Rifki.

Pasangan ini membawa sejumlah program unggulan, seperti integrasi Pelabuhan Sungailiat dan Kawasan Industri Jelitik yang ditargetkan mampu menambah PAD hingga Rp15 miliar, serta revitalisasi pasar tradisional.

Selain itu, pendekatan lintas etnis juga menjadi strategi. Komunitas Tionghoa di Sungailiat didekati melalui penataan Pasar Kite, sementara masyarakat pesisir diyakinkan lewat solusi terkait pendangkalan muara Jelitik.

Peran keluarga juga disebut memperkuat basis dukungan. Istri Fery, melalui aktivitas majelis taklim dan komunitas ODOJ, menjalin kedekatan emosional dengan kelompok perempuan di Bangka Belitung.

Performa Fery dalam debat publik KPU pada 20 Agustus menjadi sorotan. Ia dinilai mampu memberikan jawaban yang tegas dan tepat, sebuah indikator penting dalam kontestasi politik. Kejelasan visi dan misi: Jawaban yang tepat menunjukkan program kerja yang matang, berbasis data, dan terukur. Kredibilitas dan penguasaan materi: Ketegasan datang dari keyakinan, didukung pengalaman panjang dalam birokrasi. Serta kemampuan memilih strategi: Jawaban yang tegas menandakan kapasitas mengambil prioritas kebijakan yang nyata.

Dengan waktu tersisa seminggu menuju hari pemungutan suara, publik menilai debat kandidat juga menjadi panggung krusial untuk memperlihatkan kapasitas kepemimpinan.“Survei hanyalah potret sesaat. Kunci kemenangan ada di minggu terakhir ini.” kata Rifki.

Masyarakat Bangka disebut mengharapkan pemimpin yang tidak hanya pandai berjanji, tetapi juga mampu menuntaskan persoalan Jelitik, memberdayakan pasar tradisional, serta membangun daerah tanpa merusak alam.

Kini, harapan itu banyak diarahkan kepada pasangan Fery Insani–Syahbudin. Dengan pengalaman, ketegasan, serta fondasi politik yang kuat, keduanya diyakini mampu membawa Bangka ke arah yang lebih baik. Optimisme publik menguat bahwa duet teknokrat dan pelaksana lapangan ini bisa menjadi jawaban atas kebutuhan kepemimpinan baru di Kabupaten Bangka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.